Pentingkah untuk memiliki asuransi penyakit kritis? Apa saja manfaatnya?

Melek Asuransi & Keuangan |

Manfaat asuransi penyakit kritis Roojai Indonesia

pastinya kamu ingin terhindar dari beban finansial yang ditimbulkan dari penyakit kritis dengan memiliki asuransi yang memberikan kamu coverage untuk biaya perawatan, maupun biaya pengeluaran tak terduga lainnya akibat menjalani perawatan penyakit kritis.

Penyakit dapat menyerang siapa saja dan kapan saja tanpa mengenal usia, meskipun kamu memiliki gaya hidup yang sehat dan menjaga daya tahan tubuh.

Resiko yang ditimbulkan diantaranya kehilangan waktu bersama keluarga dan orang-orang terdekat, kehilangan sumber penghasilan, beban pikiran (stress) yang kemudian dapat memicu penyakit lebih banyak lagi, bahkan kematian. Tidak sampai disitu, beban finansial juga pasti timbul sejak pertama kali kita memeriksakan diri secara medis, sampai kita menerima diagnosa penyakit dan menjalani perawatan. Terutama apabila ternyata kamu mengidap penyakit kritis, segala yang kamu lalui diatas akan memakan biaya yang tidak sedikit, mulai dari jutaan, ratusan juta hingga miliaran rupiah.

Dengan kondisi seperti ini, pastinya kamu ingin terhindar dari beban finansial yang ditimbulkan dari penyakit kritis dengan memiliki asuransi yang memberikan kamu coverage untuk biaya perawatan, maupun biaya pengeluaran tak terduga lainnya akibat menjalani perawatan penyakit kritis.

Apa itu Asuransi Penyakit Kritis?

Asuransi penyakit kritis merupakan asuransi yang memberikan perlindungan terhadap resiko finansial yang ditimbulkan akibat penyakit kritis. Manfaat yang diberikan asuransi ini cukup berbeda dengan asuransi kesehatan pada umumnya. Kamu akan menerima santunan tunai secara langsung dengan nominal sesuai dengan yang kamu pilih dan tertera pada polis (tidak tergantung pada biaya yang timbul) jika kamu didiagnosa penyakit kritis oleh dokter atau spesialis.

Penyakit yang di-cover oleh penyakit ini pun biasanya dikecualikan dalam polis asuransi kesehatan kebanyakan, sehingga asuransi ini hadir untuk memberikan perlindungan dari penyakit-penyakit tersebut.

Jenis penyakit yang di-cover asuransi ini adalah sebagai berikut:

  • Kanker
  • Penyakit kardiovaskular (serangan jantung, stroke, Stroke, penyakit arteri coroner, dsb)
  • Penyakit saraf (Parkinson, Alzheimer, Aneurisma Cerebral, dsb)
  • Gagal Ginjal kronis
  • Dan Penyakit yang disebabkan oleh nyamuk (Malaria, DB, Chikungunya, Zika, Demam Kuning)

Penyakit-penyakit kritis diatas diantaranya merupakan penyakit penyebab kematian tertinggi di Indonesia dengan biaya perawatan yang dapat menghabiskan dana dari puluhan juta, ratusan juta, sampai miliaran Rupiah. Fakta ini memberikan kamu alasan kuat untuk memiliki asuransi penyakit kritis yang dapat membantu kamu untuk menjalani perawatan dengan memiliki sedikit rasa tenang dan rasa aman dari beban finansial.

Apa pentingnya untuk memiliki asuransi penyakit kritis dan apa bedanya dengan asuransi kesehatan?

Pada dasarnya, kebanyakan asuransi kesehatan fokus pada memberikan manfaat dan fungsi yang tipikal, yaitu memberikan perlindungan terhadap resiko finansial jika kamu sakit. Namun, perawatan untuk penyakit kritis dapat memakan biaya yang tinggi. Sehingga, penting sekali bagi kamu untuk memiliki proteksi dengan benefit dan jumlah santunan yang mencukupi.

Selain itu, ada beberapa alasan untuk memiliki asuransi ini, seperti:

  1. Memberikan rasa tenang dan aman dari beban finansial
    Dengan uang pertanggungan yang mencukupi, asuransi ini membantu kamu meringankan beban finansial yang tak terhindarkan, yang timbul ketika terkena penyakit kritis.
  2. Sebagai pelengkap asuransi kesehatanmu
    Asuransi penyakit kritis hadir untuk memberikan kamu uang santunan tunai yang dapat digunakan sebagai biaya perawatan tambahan meskipun biaya rumah sakit kamu sudah ditanggung oleh asuransi lainnya. Atau apabila asuransi yang kamu miliki tidak memiliki manfaat yang mencukupi untuk meng-cover perawatan penyakit kritis.
  3. Pengganti pemasukan yang hilang akibat penyakit kritis
    Terutama bagi kalangan dunia wirausaha dan kalangan pekerja lepas, menjalani perawatan kesehatan berarti kehilangan waktu untuk dapat bekerja dan kehilangan kesempatan untuk mencari pendapatan. Dengan memiliki Asuransi Penyakit Kritis, apabila kamu didiagnosa dengan penyakit kritis, maka kamu akan dapat menerima santunan tunai, yang tidak bergantung kepada biaya perawatan yang timbul, sebagai pengganti penghasilan yang mungkin hilang.

Cara Kerja Asuransi Penyakit Kritis

Asuransi penyakit kritis memiliki sistem klaim yang berbeda dengan asuransi kesehatan pada umumnya. Apabila kebanyakan asuransi kesehatan memberikan benefit pembayaran cashless, Asuransi Penyakit Kritis memberikan kamu benefit santunan tunai melalui reimbursement apabila kamu didiagnosa penyakit kritis. Jadi jumlah uang pertanggungan yang kamu terima, tidak bergantung dari jumlah biaya yang kamu keluarkan, tapi bergantung pada polis asuransi yang kamu miliki.

Misal, kamu divonis kanker stadium lanjut oleh dokter atau spesialis. Maka, kamu berhak mendapatkan santunan tunai sebesar 100% dari uang pertanggungan seperti yang tercantum dalam polis.

Cara untuk mengajukan klaim asuransi ini pun juga tidaklah sulit. Kamu hanya perlu mempersiapkan beberapa dokumen seperti:

  • Fotokopi identitas tertanggung
  • Formulir klaim
  • Surat keterangan dokter yang menyatakan tertanggung mengidap penyakit kritis
  • Surat hasil diagnosa dari dokter atau spesialis

Eits tapi, untuk dokumen yang diperlukan ini tergantung pada tiap-tiap perusahaan asuransi ya. Tidak semua asuransi memiliki prosedur pengajuan yang sama.

Mungkin kamu tertarik juga baca yang ini: Cara Klaim Asuransi Kecelakaan Supaya Mudah Disetujui.

cara kerja asuransi penyakit kritis

Apa saja yang perlu diperhatikan dalam membeli asuransi penyakit kritis?

Saat banyak yang menawarkan berbagai asuransi kesehatan, termasuk asuransi penyakit kritis, kamu sebaiknya mempelajari dengan seksama benefit dan lingkup penyakit yang ditanggungnya, sehingga kamu tahu dengan pasti manfaat yang melindungi kamu

Berikut hal-hal yang perlu kamu perhatikan untuk membeli asuransi penyakit kritis:

  1. Fleksibilitas.
  2. Harga Premi yang terjangkau sesuai budget.
  3. Perlindungan yang diberikan, sesuai dengan kebutuhan kamu.
  4. Nilai pertanggungan yang cukup.
  5. Pengecualian-pengecualian penyakit dan jenis perawatan yang ditanggung.
  6. Transparan dalam detil-detil yang menjelaskan hak & kewajiban.
  7. Proses klaim yang mudah.

Pelajari artikel 7 Hal yang Perlu Kamu Perhatikan saat Memilih Asuransi Penyakit Kritis Terbaik pada Blog Roojai Indonesia untuk informasi lebih lanjut terkait 7 hal di atas.

Asuransi Penyakit Kritis yang Tepat Manfaat

Dapat disimpulkan bahwa ternyata memiliki asuransi penyakit kritis bisa memberikan banyak manfaat, bukan? Dari yang sifatnya manfaat ketenangan hati dan pikiran sampai manfaat untuk membantu menopang kehidupan dan meringankan beban finansial. Namun kamu perlu memastikan bahwa asuransi penyakit kritis pilihanmu memberikan manfaat yang fleksibel, tepat manfaat dan sesuai budget.

Roojai menawarkan kamu asuransi penyakit kritis yang fleksibel dengan 5 pilihan proteksi yang bisa kamu pilih sesuai budget, seperti: Proteksi untuk kanker, penyakit jantung, penyakit syaraf, dan gagal ginjal dengan uang pertanggungan hingga Rp 1 Miliar, dan penyakit akibat gigitan nyamuk dengan benefit pembayaran cashless.

Jadi, tunggu apalagi? Segera pelajari tentang Asuransi Penyakit Kritis Roojai Indonesia atau hubungi call center kami di 021-50890822 segera!