Menu

umur aki mobil | roojai.co.id

Umur aki mobil yang normal bisa awet berapa tahun? Hingga kini masih menjadi pertanyaan bagi beberapa pemilik mobil. Bukan tanpa alasan, sebab aki mobil adalah komponen penting yang berfungsi untuk mengalirkan daya listrik untuk menghidupkan mesin maupun menjalankan komponen elektronik dan aksesoris lainnya.

Oleh karenanya, bagi kamu yang sering menggunakan mobil sebagai kendaraan untuk beraktivitas sehari-hari, mengetahui berapa lama aki mobil bertahan merupakan hal penting untuk meminimalisir kemungkinan mobil mogok.

Lantas, berapakah umur aki mobil? Serta bagaimana cara mengetahui umur aki mobil? Yuk, simak informasi selengkapnya berikut ini!

Berapa Umur Aki Kering Mobil dan Aki Basah Mobil?

Berperan sebagai baterai mobil yang berfungsi untuk menyimpan energi listrik dari alternator, aki mobil juga tentunya memiliki usia pakai karena adanya penurunan fungsi seiring berjalannya waktu dan pemakaian kendaraan.

Secara rata-rata, masa pakai aki mobil kering maupun basah yaitu kisaran 1 hingga 3 tahun, dengan asumsi kondisi mobil dan pemakaian normal.

Namun, usia aki mobil dapat menjadi lebih awet yaitu selama 2 sampai 5 tahun apabila pemilik kendaraan rajin melakukan perawatan dan service mobil berkala.

Sementara itu, untuk patokan standarnya sendiri umur aki mobil yaitu sekitar 1,5 tahun atau setelah pemakaian 30.000 km.

Meski tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada masa pakai aki kering mobil maupun aki basah, namun hal tersebut sebenarnya sangat dipengaruhi oleh pemakaian kendaraan dan beban kelistrikan.

Contohnya, mobil dengan penambahan aksesoris elektronik tentunya dapat membuat beban listrik mobil berlebihan yang menyebabkan umur aki basah mobil maupun aki kering jadi lebih singkat.

Selain itu, pada jenis aki mobil basah, apabila air aki terlalu sering dibiarkan kurang atau bahkan hingga kering, kondisi tersebut dapat mengakibatkan sel-sel dalam aki rusak yang tentu membuat masa pakainya jadi lebih singkat.

Oleh karena itu, mengenai berapa lama umur aki mobil, pada dasarnya hal ini tergantung dari pemakaian dan pola perawatan kendaraan itu sendiri.

Baca juga Cara Jumper Aki Mobil yang Aman agar kamu bisa menghadapi kondisi terdesak saat mobil mogok.

Faktor yang Mepengaruhi Masa Pakai Aki Mobil (Umur Aki Mobil)

Seperti yang telah dibahas di atas, umur aki mobil yang normal rata-rata antara 1 hingga 3 tahun dan bisa lebih lama mencapai 2 hingga 5 tahun jika rutin melakukan perawatan dan service mobil.

Di luar kondisi normal tersebut, aki mobil bertahan berapa lama tergantung dari pemakaian, perawatan, dan beban kelistrikan mobil.

Selain itu, umur aki mobil Avanza, Brio, Jazz dan jenis mobil lainnya juga dapat dipengaruhi oleh sejumlah faktor lain, misalnya seperti:

1. Cuaca atau Suhu Udara Luar

Siapa sangka kalau ternyata cuaca juga bisa menjadi salah satu faktor yang dapat memengaruhi aki mobil tahan berapa lama, lho.

Mobil yang dipakai pada kondisi cuaca terlalu panas akan membuat cairan pada aki mobil basah menguap dan dapat berpotensi merusak struktur internal aki.

Di luar pengaruh terik cuaca panas tersebut, mesin yang berada di bawah kap mesin juga sudah menghasilkan panas tinggi saat mobil dikendarai sehingga kondisi ini akan membuat aki semakin panas.

Itu pula alasannya masa pakai aki mobil di daerah yang iklimnya lebih hangat rata-rata lebih singkat dibandingkan dengan mobil di daerah yang iklimnya lebih sejuk.

Jadi, jika umur aki mobil Jazz kamu terasa lebih singkat dari masa pakai aki mobil rata-rata, mungkin bisa jadi ini salah satu penyebabnya.

2. Penggunaan Aksesoris Elektronik Berlebih

Penggunaan aksesoris elektronik seperti speaker mobil, dash cam, modifikasi head unit dengan layar lebih besar, dan lainnya memang membuat mobil menjadi lebih menarik dan nyaman.

Namun, penggunaan aksesoris elektronik yang berlebih tersebut tentu saja bisa membuat beban listrik semakin berat.

Di sisi lain, kemampuan aki untuk menyuplai arus listrik memiliki batasan, yang mana jika penggunaan aksesoris elektronik terlalu berlebihan di luar kemampuan aki maka akan berisiko membuat usia aki mobil jadi lebih singkat.

3. Air Aki Dibiarkan Kering

Air aki mobil yang sering dibiarkan kurang atau bahkan hingga kering juga bisa menjadi salah satu faktor yang dapat memengaruhi masa pakai aki mobil.

Sebab, jika air aki tidak mencapai volume sesuai dengan yang dibutuhkan oleh mobil bahkan sampai kering, akan menyebabkan terhambatnya proses penyaluran daya listrik dari aki ke komponen mesin mobil lain.

Dengan kondisi yang seperti ini, bukan hanya akan membuat mesin mobil tidak mau menyala saat distarter saja, tapi dalam jangka panjang juga bisa memangkas usia aki menjadi lebih singkat.

4. Mobil Jarang Digunakan

Faktor terakhir yang dapat memengaruhi masa pakai aki mobil yaitu ketika mobil jarang dikendarai.

Mesin mobil yang jarang menyala dapat membuat kesempatan baterai untuk mendapatkan suplai pengisian listrik menjadi terbatas, dan bahkan bisa membuat komponen tersebut kehilangan muatan listrik.

Pada kondisi tersebut tentu saja bisa mengakibatkan usia pakai aki jadi lebih pendek.

Aki Mobil Dicas Tahan Berapa Lama?

Dikarenakan termasuk sebagai salah satu komponen yang memiliki peran krusial, melakukan perawatan pada aki mobil agar masa pakainya lebih lama menjadi suatu rutinitas yang biasa dilakukan pemilik kendaraan.

 Salah satunya yang sering ditemukan adalah dengan melakukan pengecasan aki mobil.

Pengecasan aki mobil sering dilakukan ketika aki mobil masih dalam kondisi bagus, tetapi kurang setrum atau daya sehingga membuat performanya kurang maksimal.

Tujuan dari pengecasan sendiri yaitu untuk mengembalikan tegangan aki seperti semula.

Lalu, berapa lama aki mobil bertahan setelah dicas? Kekuatan aki mobil setelah di cas sebenarnya ditentukan oleh besarnya kapasitas ampere aki dan berapa watt beban daya.

Oleh karena itu, tidak bisa dipukul rata mengenai setrum aki tahan berapa lama setelah dicas karena tiap mobil memiliki ampere aki dan watt beban yang berbeda-beda.

Sementara itu, pengecasan aki mobil umumnya membutuhkan waktu yang berbeda-beda tergantung dari berapa volt aki mobil, kapasitas aki dan jenis pengisiannya.

Terdapat dua jenis pengisian yang biasa digunakan, yaitu pengisian aki cepat dan pengisian aki lambat, berikut penjelasannya.

1. Pengisian Aki Cepat

Pengisian aki cepat dilakukan dengan menggunakan arus listrik yang tinggi yaitu mencapai 40%.

Dengan arus listrik yang tinggi tersebut, pengisian aki menjadi lebih cepat sehingga mobil bisa segera digunakan kembali.

Waktu yang dibutuhkan untuk pengisian daya aki cepat berkisar 3 jam, dengan asumsi aki mobil memiliki daya 12 Volt dan 40 AH.

2. Pengisian Aki Lambat

Berbeda dengan jenis pengisian sebelumnya, pengisian aki lambat dilakukan menggunakan arus listrik yang lebih kecil, maksimal 10%.

Karena proses pengecasan dilakukan dengan arus listrik yang lebih kecil, maka waktu pengisian aki pun menjadi sangat lama bahkan bisa memakan waktu semalaman.

Meskipun begitu, berapa lama cas aki mobil dengan metode ini sebenarnya tergantung pada kapasitas aki mobil milikmu.

Misalnya, dengan kapasitas aki mobil 12 Volt dan 40 AH, maka durasi pengisian aki menggunakan metode ini yaitu sekitar 12 jam.

Kendati memerlukan waktu pengisian yang sangat lama, namun metode pengisian aki lambat ini memiliki tujuan untuk menghindari masalah overheat.

Cara Merawat Aki Mobil Agar Bertahan Lama

Merawat aki mobil merupakan hal yang harus dilakukan agar umur aki mobil menjadi lebih awet dan dapat digunakan lebih lama.

Perawatan yang dilakukan juga dapat menjaga agar kondisi aki tetap prima dan terhindar dari kerusakan yang mungkin merembet ke komponen elektronik mobil lainnya.

Berikut adalah lima langkah mudah yang dapat kamu lakukan untuk memperpanjang masa pakai aki mobil.

1. Rutin Memanaskan Mobil

Rutin memanaskan mobil merupakan langkah paling mudah untuk merawat dan memperpanjang masa pakai aki mobil. 

Selain itu, aktivitas ini juga dapat meminimalisir risiko aki mobil soak.

Memanaskan mesin mobil secara rutin dapat membantu mengecas kembali aki mobil dan menjaga aki mobil tidak kehilangan daya.

Sementara, jika kamu akan bepergian dan tidak menggunakan mobil dalam waktu yang cukup lama, sangat disarankan untuk melepas kabel aki mobil untuk memutuskan daya yang dialirkan oleh aki saat mobil dalam kondisi mati.

2. Kurangi Perjalanan Dalam Waktu Singkat

Mengurangi perjalanan dalam waktu singkat dan berulang dapat menjadi cara memperpanjang umur aki mobil.

Sebaiknya, gunakan mobil untuk menempuh perjalanan yang cukup jauh karena pengisian aki menjadi lebih maksimum pada RPM yang cukup tinggi di kisaran 2.000 RPM.

3. Jangan Gunakan Aksesoris Elektronik Berlebih

Membatasi penggunaan aksesoris elektronik secara berlebihan juga membantu aki berfungsi optimal karena tidak kelebihan beban.

Beban daya yang berlebih dan tidak sesuai dengan kapasitas aki dapat menyebabkan aki mobil menjadi lebih cepat soak.

4. Catat Tanggal Pembelian Aki

Mencatat tanggal pembelian dan penggunaan awal pada aki mobil merupakan hal yang harus diperhatikan untuk memastikan masa pakai yang dimiliki.

Dengan mengetahui umur pemakaian aki pertama kali, maka kamu dapat memperhitungkan masa pemakaian dan perawatan yang dibutuhkan.

5. Rutin Periksa Kedua Kutub Aki

Cara merawat sekaligus memperpanjang umur aki mobil selanjutnya adalah dengan memeriksakan kedua aki secara berkala.

Pastikan kedua kutub selalu terikat kuat pada klem dan tidak terdapat korosi sehingga mobil kesayanganmu bebas dari risiko korsleting yang mungkin terjadi.

6. Melakukan Pengecekan Berdasarkan Jenis Aki Mobil

Seperti yang kita ketahui, ada setidaknya dua jenis aki mobil yang paling umum ditemukan, yaitu:

  • Aki mobil kering: Jenis aki yang tidak memerlukan pengisian air aki. Bahan isi yang digunakan pada aki kering adalah gel yang tidak mudah menguap sehingga volumenya tetap terjaga.
  • Aki mobil basah: Jenis aki yang cairannya lebih encer seperti air pada umumnya. Aki jenis ini menggunakan wadah semi transparan yang memudahkan kamu untuk mengecek volume air aki.

Kedua jenis aki mobil ini ternyata memiliki perbedaan cara pengecekan untuk perawatan agar masa pakai aki menjadi lebih lama.

Contohnya pada jenis aki basah, cara mengecek aki bisa dilihat dari batas atas dan bawah cairan elektrolit.

Apabila cairan elektrolit tersebut telah mendekati batas bawah, artinya harus dilakukan penambahan cairan agar sesuai dengan volume yang dibutuhkan dan tidak kering.

Sementara itu, pada tipe aki kering (maintenance free), biasanya terdapat indikator warna kemampuan aki.

Jika indikator berwarna biru tandanya kondisi aki masih bagus, warna putih artinya aki perlu tambah setrum, sedangkan indikator berwarna merah berarti wajib ganti aki mobil.

Ciri-Ciri Kamu Harus Ganti Aki Mobil

Ganti aki mobil | roojai.co.id

Cara mengetahui masa pemakaian aki mobil terbilang cukup mudah, yakni dengan mengenali sejumlah tanda-tanda aki mobil lemah.

Tanda-tanda ini sebaiknya segera ditangani dengan melakukan perawatan atau mengganti aki agar kondisi mobil dan komponen tetap optimal.

Adapun kapan aki mobil harus diganti adalah ketika aki mobil mengalami sejumlah ciri-ciri berikut, antara lain:

1. Mobil Sulit Dihidupkan dan Tercium Bau dari Aki Mobil

Mobil yang sulit dihidupkan dapat menjadi ciri-ciri aki mobil harus diganti mengingat komponen ini sangat penting untuk menghidupkan mesin.

Pada kondisi ini, bagi kamu yang menggunakan jenis aki mobil basah biasanya dapat mencium bau yang berasal dari aki mobil akibat rusaknya sel-sel aki ketika mesin dihidupkan.

2. Klakson dan Lampu Mobil Lemah

Minimnya daya pada aki mobil dapat terlihat dari bunyi klakson yang melemah dan lampu mobil yang mulai meredup.

Apabila kondisi tersebut dibiarkan, aki akan menjadi cepat rusak dan kamu harus menggantinya dengan yang baru.

Oleh karena itu, pastikan kamu segera mengatasi kondisi ini salah satunya dengan cara mengecas aki mobil karena dikhawatirkan dapat membahayakan keselamatan saat berkendara, khususnya pada malam hari akibat kelistrikan mobil yang tidak optimal.

3. Tegangan Listrik Mulai Melemah

Selain mengenali melalui ciri-ciri di atas, kamu juga dapat mengecek tegangan listrik menggunakan load tester atau cranking.

Tegangan aki mobil yang normal umumnya berkisar di angka 12,45 volt dalam kondisi idle dan menjadi 13-14 volt dalam keadaan mesin menyala.

Apabila tegangan aki mobil berada di bawah 10 volt, maka dapat dipastikan bahwa aki mobil kamu lemah.

Selain itu, tegangan yang melemah akibat masalah pada aki mobil juga dapat ditandai dengan menyalanya lampu indikator aki mobil lemah.

Bukan hanya aki mobil yang harus rutin diganti, ketahui juga 6 suku cadang mobil yang harus rutin diganti

4. Air Aki Keruh

Tanda aki mobil harus diganti yang berikutnya yaitu warna air aki yang berubah menjadi keruh.

Kondisi ini umumnya disebabkan karena adanya kotoran yang menumpuk dalam waktu lama. Selain warna yang keruh, sel-sel yang ada di dalamnya pun bengkok dan ada warna putihnya.

Jika kondisinya sudah seperti ini, maka ini sudah waktunya kamu menggantinya dengan aki yang baru.

Perlu kamu ketahui juga, perawatan berupa penggantian air aki pada jenis aki mobil basah, salah satu tujuannya yaitu untuk mencegah air menjadi keruh akibat kotoran yang menumpuk tersebut.

Fungsi Aki Mobil

Ibarat handphone yang tidak bisa menyala tanpa adanya baterai, mobil pun demikian apabila tidak ada aki sebagai sumber energinya.

ACCU atau aki adalah komponen utama sumber listrik pada mesin kendaraan agar dapat menyala.

Lebih detailnya, fungsi aki mobil adalah untuk menyuplai energi listrik pada starter untuk menghidupkan mesin mobil.

Arus listrik pada aki tersebut mengalir ke sistem starter, kemudian akan memutar flywheel untuk menjalankan mesin.

Di samping itu, aki juga berfungsi sebagai sumber energi listrik bagi komponen-komponen mobil seperti lampu, AC, sistem pengapian, dan berbagai komponen pendukung lainnya termasuk lubang charger yang biasa kamu gunakan untuk cas handphone di mobil.

Secara garis besar, berikut adalah beberapa fungsi aki pada kendaraan termasuk mobil, di antaranya yaitu:

  • Sumber energi
  • Penyuplai listrik ke starter mesin mobil
  • Penyuplai listrik ke sistem pengapian
  • Penyuplai listrik ke bagian lampu-lampu mobil
  • Penyuplai listrik ke bagian komponen AC mobil
  • Penyuplai listrik ke komponen mobil lainnya.

Adapun, cara kerja aki mobil yaitu dengan menghasilkan dan menghantarkan arus listrik karena adanya dua reaksi kimia yang disebut sebagai discharge dan recharge.

Ketika aki berkontraksi dan melepas arus listrik, terjadi proses kimiawi yang menghasilkan arus listrik (discharge).

Selanjutnya, cara kerja pengisian aki mobil terjadi dengan cara arus listrik akan kembali melalui proses kimiawi terbalik seperti keadaan semula (recharge).

Sistem kerja aki bolak-balik ini akan terjadi terus-menerus selama volume elektrolit aki masih ada.

Itulah kenapa pada tipe aki mobil basah, air aki harus berada pada volume yang dibutuhkan.

Pentingnya Memiliki Asuransi Mobil

Aki mobil merupakan bagian terpenting bagi kelistrikan mobil sehingga menjaga komponen ini tetap optimal menjadi hal yang harus dilakukan.

Bukan hanya agar dapat menghindari kamu dari risiko mogok di jalan, tapi mengetahui pemakaian aki mobil berapa lama juga dapat mencegah kerusakan pada komponen mobil lainnya.

Selain itu, mengendarai mobil yang memiliki performa optimal dari segala komponennya pun bisa meminimalisir kamu dari risiko kecelakaan yang bisa berujung pada kerugian yang lebih besar daripada biaya perawatan mobil itu sendiri.

Nah, untuk menghindari kerugian finansial akibat risiko berkendara di jalan, melengkapi kendaraan dengan asuransi mobil terbaik merupakan hal bijak yang perlu kamu pertimbangkan.

Asuransi mobil adalah jenis asuransi yang memberikan jaminan perlindungan terhadap mobil dari berbagai risiko kerugian dan kerusakan, mulai dari penyok, lecet, baret, hingga rusak total.

Tersedia dua jenis perlindungan yang bisa kamu pilih. Pertama, ada asuransi mobil All Risk yang menjamin risiko kerugian dan atau kerusakan ringan hingga berat pada mobil termasuk kehilangan karena pencurian.

Kemudian, ada juga asuransi mobil TLO (Total Loss Only) yang menjamin risiko kerusakan total pada kendaraan yang nilai perbaikannya sama dengan atau lebih dari 75% dan juga kehilangan akibat pencurian.

Dengan memiliki asuransi mobil, kamu jadi tidak perlu khawatir memikirkan soal biaya perbaikan mobil di bengkel yang nominalnya sering kali sangat besar karena hal ini akan ditanggung oleh perusahaan asuransi.Jadi, yuk, segera miliki asuransi mobil terbaik pilihanmu sekarang juga melalui Roojai Indonesia!

Ditulis oleh

Muhammad Vigo Sofyan

IT QA Specialist

Sebagai lulusan dari fakultas Tenik Informatika di Universitas Bina Nusantara (Binus). Sejak SMA Vigo sangat menyukai hal-hal yang berkaitan dengan teknologi dan otomotif. Dan sudah aktif di club mobil eastcrew Jakarta sejak 2012. Vigo sudah bekerja di bidang IT selama 3+ tahun dan memiliki sertifikat Create Meaningful Design with UX Usability Testing dibidang IT. Vigo sudah bekerja asuransi selama 2 tahun. Untuk meneruskan Hobinya, Vigo suka mempelajari banyak hal tentang otomotif dan permobilan. Saat ini Vigo bekerja sebagai IT Quality Assurance Specialist. Sofyan senang berbagi informasi dan pengetahuan seputar otomotif, mobil dan lifestyle. Kamu bisa menyapa Vigo di LinkedIn.

Bagikan:

Asuransi Online Paling Terjangkau dan Inovatif di Asia Tenggara

Dapatkan Penawaran Asuransi Online yang Asuransi Online yang Mudah, Terjangkau, dan Dapat Diandalkan

|

Lihat premi dalam 30 detik.
Gak perlu kasih info kontak!