Menu

premi asuransi | Roojai.co.id

Apa itu premi asuransi?

Premi asuransi adalah biaya yang harus dibayarkan nasabah sebagai pihak tertanggung. Pembayarannya dilakukan dalam jangka waktu tertentu sesuai ketentuan polis.

Polis adalah kontrak perjanjian kerja sama secara tertulis antara pihak asuransi dan nasabah (pemegang polis). Semua kontrak asuransi apa pun jenisnya disebut dengan polis asuransi.

Selain itu, pembayaran premi tersebut biasanya dilakukan setiap bulan tergantung jatuh tempo sesuai yang tertera dalam polis.

Nah, polis asuransi ini adalah dokumen perjanjian kesepakatan antara pihak tertanggung (nasabah) dan pihak penanggung (perusahaan asuransi).

Premi asuransi (insurance premium) bisa dibayarkan dalam jangka waktu per kuartal, per semester, bahkan ada yang per tahun. Artikel ini akan membahas informasi lengkap mengenai premi asuransi, fungsi, dan tujuan dari premi asuransi.

Jenis-jenis premi asuransi

Ada lima jenis premi asuransi yang umum djiumpai: asuransi jiwa, asuransi kesehatan, asuransi mobil/kendaraan, asuransi properti, dan asuransi perjalanan.

Berikut penjelasan lengkap mengenai kelima jenis asuransi tersebut.

1. Premi asuransi jiwa

Menanggung dampak hilangnya sumber pendapatan seseorang atau suatu keluarga karena kematian.

Jenis premi asuransi ini memberikan dukungan finansial kepada ahli waris atau keluarga yang ditinggalkan. Mengingat, mereka mungkin saja akan mengalami kesulitan pasca ditinggal tulang punggung keluarga.

2. Premi asuransi kesehatan

Premi ini punya peran yang sangat penting untuk meminimalkan pengeluaran keuangan di bidang kesehatan. Bukan tanpa alasan, jenis premi asuransi yang satu ini berfungsi untuk menanggung biaya kesehatan pemilik polis. Jadi, saat tertanggung sakit atau sedang berobat, biayanya akan ditanggung asuransi.

Selain itu, fungsi asuransi kesehatan lainnya adalah meminimalkan biaya pengobatan yang tidak terduga dan tinggi. Peserta hanya membayar lebih sedikit biaya perawatan dan peserta bisa terhindar dari kebangkrutan atau kerugian.

3. Premi asuransi mobil/kendaraan

Memberikan perlindungan finansial bagi pemegang polis terhadap risiko berkendara atau kehilangan yang mana ketentuannya ditentukan pada polis.

Ada dua jenis asuransi mobil yang bisa kamu pilih untuk melindungi mobil kesayang kamu, yaitu asuransi All Risk (comprehensive) dan Total Loss Only (TLO).

Premi asuransi mobil All Risk atau comprehensive akan menanggung risiko kecelakaan, kehilangan, vandalisme, hingga kerusakan akibat bencana alam.

Saat mobil mengalami kerusakan fisik akibat kecelakaan atau bencana alam, asuransi ini akan memberikan pertanggungan mencapai 75% atau lebih.

Sementara premi asuransi TLO mobil akan menanggung kerusakan yang parah mencapai 75% atau lebih pada fisik kendaraan karena kecelakaan.

Kerusakan kecil di bawah 75% tidak akan ditanggung asuransi ini. Walaupun begitu, tetap saja asuransi ini penting dimiliki untuk meminimalkan pengeluaran saat mobil rusak karena kecelakaan.

4. Premi asuransi properti

Memberi manfaat pertanggungan bagi pemegang polis atas propertinya dari berbagai macam risiko, seperti kerusakan akibat banjir, kebakaran, dan gempa bumi.  

5. Premi asuransi perjalanan

Memberikan pertanggungan finansial bagi pemegang polis selama melakukan sebuah perjalanan.

Asuransi perjalanan dibedakan menjadi asuransi perjalanan domestik dan asuransi perjalanan internasional (perlindungan perjalanan di luar negeri).

Beberapa manfaat asuransi perjalanan meliputi:

  • ganti rugi kecelakaan,
  • penggantian barang yang hilang,
  • penggantian biaya berobat,
  • penggantian delay penerbangan, dan lainnya sesuai polis.

6. Premi asuransi nelayan

Premi asuransi yang satu ini mungkin masih asing di telinga.

Nah, pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menjalankan Undang-Undang Republik Indoneisa Nomor 7 Tahun 2016 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan, Pembudidaya Ikan, dan Petambak Garam melalui program Bantuan Premi Asuransi Nelayan (BPAN).

Calon penerima bantuan premi asuransi nelayan ini adalah para nelayan yang memenuhi syarat:

  • Nelayan kecil dan nelayan tradisional.
  • Tidak menggunakan alat tangkap yang dilarang.
  • Memiliki kartu nelayan.
  • Berusia maksimal 65 tahun.
  • Menggunakan kapal berukuran paling besar 10 GT.
  • Tidak pernah mendapatkan bantuan program asuransi dari pemerintah.

Sejak program tersebut digulirkan, KKP  telah menerbitkan 143.600 polis asuransi nelayan di 34 provinsi di seluruh Indonesia.

Tujuan premi asuransi

tujuan premi asuransi | roojai.co.id

Tujuan dari pembayaran premi asuransi adalah menjamin perlindungan kepada nasabah atau satu pihak atas berbagai macam risiko.

Selain itu, tujuan premi lainnya adalah pemerataan biaya. Dengan mengeluarkan biaya asuransi dalam jumlah tertentu, nasabah tak perlu menanggung, mengganti, atau membayar sendiri kerugian yang dialami.

Fungsi premi asuransi

  • Fungsi premi asuransi bagi pihak tertanggung sebenarnya sama dengan tujuan premi asuransi, yaitu mendapatkan penjaminan, pemerataan dana, dan pengalihan risiko kerugian kepada pihak asuransi.
  • Fungsi premi bagi pihak penanggung (perusahaan asuransi) adalah sebagai himpunan dana yang nantinya digunakan untuk menanggung kerugian para nasabah.

Pihak asuransi juga nantinya akan mengatur urusan pembayaran premi yang seimbang dengan risiko yang akan ditanggung sehingga tidak merugikan kedua belah pihak atas kesepakatn yang dibuat.

Perhitungan premi asuransi

Pasti kamu pernah bertanya-tanya bagaimana perhitungan premi dilakukan. Jadi, jumlah premi yang harus nasabah bayarkan adalah hasil perkalian antara tarif premi asuransi dengan total harga pertanggungan.

Rumus Premi Asuransi = Tarif Premi x Total Harga Pertanggungan

Berikut ini adalah contoh cara menentukan tarif premi asuransi dan harga pertanggungannya.

  • Tarif premi asuransi berpedoman pada pertanggungan yang akan dibayarkan kepada pihak asuransi. Uang pertanggungan adalah uang yang akan dibayarkan jika terjadi kerugian yang telah disepakati.
  • Penentuan uang pertanggungan adalah penghitungan harga wajar dalam kondisi saat ini dari benda yang diasuransikan (tidak termasuk nilai komersial, lokasi, keunikan, atau nilai seninya).
  • Untuk premi asuransi mobil, besarannya sudah diatur dalam surat edaran Nomor 6/SEOJK.05/2017 dari Otoritas Jasa Keuangan.
  • Surat edaran tersebut mengatur besaran tarif premi asuransi mobil sesuai hukum yang berlaku dan tergantung wilayah operasional kendaraan.
  • Premi asuransi besarannya didasarkan pada rate asuransi dikalikan harga mobil. Besaran rate tersebut berbeda-beda antara satu asuransi mobil dengan yang lain.

Faktor yang memengaruhi besaran jumlah uang premi adalah:

  • Jenis asuransi yang dipilih dan pertanggungannya.
  • Jumlah uang pertanggungan yang akan diterima.
  • Lokasi atau tempat kerja tertanggung.
  • Kondisi awal dari tertanggung atau objek yang tertanggung.
  • Jumlah pesaing yang dihadapi oleh perusahaan asuransi.
  • Usia tertanggung.
  • Masa pertanggungan.
  • Untuk barang, besarannya dipengaruhi jenis barang, jenis alat pengangkut barang tersebut, kondisi barang, dan cara penyimpanan.

Cara pembayaran premi asuransi

Umumnya pihak asuransi mempunyai fasilitas atau layanan unruk mempermudah nasabahnya dalam melakukan pembayaran premi.

Biasanya perusahaan menyediakan fasilitas setor tunai, auto debet, kartu kredit, atau melalui Virtual Account.

Cara pembayaran premi dengan layanan autodebet rekening menjadi cara membayar premi yang dipilih banyak nasabah karena sangat meminimalkan keterlambatan pembayaran.

Walaupun begitu, tetap saja nasabah bebas memilih metode pembayaran premi yang dirasa nyaman dan aman.

Lantas, apa yang terjadi jika premi asuransi tidak dibayar? Sebagai pemilik asuransi, kamu wajib membayarkan preminya tepat. Jika terlambat, akan ada konsekuensi yang harus diterima, yaitu:

  • Kehilangan manfaat atau proteksi yang berujung pada kerugian keuangan.
  • Ketentuan untuk menghidupkan polis kembali, seperti membayar bunga dan denda dan melakukan medical check up kembali jika kehilangan polis asuransi kesehatan.
  • Jika polis mati, tidak dapat dihidupkan kembali dan kamu harus beralih ke asuransi lain.

Contoh Premi Asuransi

Beberapa contoh premi yang dimiliki oleh asuransi Roojai Indonesia, seperti:

Asuransi Mobil All Risk: Mulai dari Rp. 2,7jt per tahun.

Asuransi Penyakit Kritis: Mulai dari Rp. 50.000 per bulan

Asuransi Kanker: Mulai dari Rp. 20.000 per bulan

Asuransi Jantung: Mulai dari Rp. 20.000 per bulan

Asuransi Penyakit Akibat Gigitan Nyamuk: Rp. 10.000 per bulan

Asuransi Hospital Cash Plan: Mulai dari Rp. 15.000 per bulan

image source: freepik.com

Ditulis oleh

Heru Panatas

Motor Vehicle Claim Manager

Heru merupakan lulusan Universitas Diponegoro. Beliau memiliki pengalaman dalam manajemen layanan pelanggan selama 10 tahun. Heru juga sudah bekerja dibidang asuransi selama 19 tahun dan memiliki beberapa sertifikasi terkait asuransi seperti, Ahli Asuransi Kerugian - Indonesia (AAI-K) dari Asosiasi Ahli Manajemen Asuransi Indonesia (AAMAI), Indonesian Certified Claim Administrator (ICCA), Certified Indonesian Insurance and Reinsurance Brokers (CIIB), ANZIIF (Senior Associate) CIP, and Certification of Competence Insurance Broker. Sebagai Motor Vehicle Claim Manager, saat ini Heru senang berbagi informasi dan tips seputar asuransi mobil.

Bagikan:

Asuransi Online Paling Terjangkau dan Inovatif di Asia Tenggara

Dapatkan Penawaran Asuransi Online yang Asuransi Online yang Mudah, Terjangkau, dan Dapat Diandalkan

|

Lihat premi dalam 30 detik.
Gak perlu kasih info kontak!