Menu

Alasan Kenapa Mobil Bekas Perlu Diasuransikan | roojai.co.id

Asuransi mobil penting dimiliki bagi pemiliknya karena dapat memberikan jaminan atas biaya kerusakan dan kenyamanan selama berkendara. Hal ini berlaku bagi mobil baru maupun bekas. Jika kamu salah satu calon pembeli mobil bekas, tidak ada salahnya mempertimbangkan untuk mengasuransikan mobil tersebut.

Salah satu alasan mengasuransikan mobil bekas adalah performanya yang sudah menurun, sehingga ada kemungkinan sejumlah biaya lebih besar yang perlu dikeluarkan untuk memperbaikinya, dibandingkan mobil baru. Mengapa kamu harus mengasuransikan mobil bekas? Seperti apa panduan atau tips memilih asuransi untuk mobil bekas? Mari, simak ulasannya!

Mengapa mobil bekas perlu diasuransikan?

Mobil bekas kerap diidentikkan sebagai kendaraan yang memiliki usia pendek alias tidak tahan lama. Padahal, jika rajin merawat dan menggunakannya secara tepat, maka performa kendaraan tersebut tak kalah dengan mobil keluaran terbaru.

Oleh sebab itu, jangan heran jika ada sebagian orang yang justru memilih membeli mobil second dan mengasuransikannya. Lantas, mengapa mobil bekas perlu diasuransikan? Berikut beberapa alasannya:

  1. Mobil bekas cenderung membutuhkan biaya perawatan rutin yang yang lebih besar. Apalagi jika performanya telah mengalami penurunan akibat penggunaan dalam jangka waktu lama.
  2. Setiap kegiatan berkendara selalu memiliki risiko tersendiri bagi siapa saja, di mana saja, dan kapan saja. Itu sebabnya, asuransi mobil untuk mobil bekas atau mobil baru sangat diperlukan.
  3. Menghindari segala bentuk kerugian finansial akibat kerusakan ataupun kehilangan kendaraan.
  4. Menjaga stabilitas finansial karena biaya yang muncul akibat mobil bekas rusak atau hilang bisa dicegah lewat asuransi mobil.

Tips memilih asuransi untuk mobil bekas

asuransi untuk mobil bekas | roojai.co.id

Dengan asuransi mobil bekas, finansial kamu akan sangat terbantu karena biaya kerusakan sudah ditanggung oleh perusahaan asuransi. Untuk mendapatkan produk asuransi mobil bekas yang tepat, ada beberapa poin yang perlu diperhatikan, yaitu:

1. Perhatikan kondisi mobil dan pilih asuransi yang dibutuhkan

Sebelum membeli dan memilih asuransi, pahami dulu kondisi mobil bekas yang dimiliki. Penting bagi kamu mengetahui dengan cermat kondisi mobil yang akan diasuransikan karena jika tidak, kamu bisa salah pilih asuransi.

Misalnya saja, jika usia mobil masih di bawah 5 tahun, ada baiknya pilih asuransi all risk (comprehensive) karena akan meringankan biaya perbaikan kerusakan kecil. Sedankan jika mobil bekas yang dimiliki berusia di atas 5 tahun, ada baiknya memilih asuransi total loss only (TLO). Namun, ada baiknya mengetahui lebih dalam perbedaan asuransi all risk dan TLO sebelum memilih asuransi terbaik untuk mobil bekas.

2. Balik nama polis asuransi

Jika kamu membeli mobil bekas yang dalam masa cicilan, biasanya polis asuransinya wajib balik nama. Beda cerita dengan mobil bekas yang masa cicilan dan polis asuransinya telah habis. Jika kamu membeli mobil bekas yang masih dalam masa cicilan dengan polis asuransi, pastikan nama pemilik polis telah diganti menjadi nama kamu.

Mengapa harus ganti nama polis? Alasannya untuk memudahkan klaim. Jika nama yang tercantum pada polis adalah pemilik lama dan kendaraan mengalami kecelakaan, kemungkinan besar klaim yang diajukan akan ditolak oleh pihak asuransi.

3. Batas usia asuransi mobil bekas

Polis asuransi mobil memiliki batas usia untuk mobil yang diasuransikan. Misalnya asuransi all risk rata-rata membatasi usia kendaraan maksimal 9 atau 12 tahun. Sementara, asuransi TLO umumnya membatasi usia mobil hingga 15 tahun.

Jika mobil second yang kamu beli merupakan mobil tua. Pastikan kamu mengetahui usia maksimal mobil yang ditanggung perusahaan asuransi, sebelum kamu mengasuransikan mobil tua-mu.. Dengan begitu, jika terjadi sesuatu pada mobilmu, maka klaim yang diajukan dapat diterima perusahaan asuransi.

4. Pilih asuransi berdasarkan kondisi tempat tinggal

Dalam memilih asuransi mobil bekas, kamu harus mempertimbangkan kondisi tempat tinggal. Contohnya, jika lokasi tempat tinggal memiliki jalan yang sempit, maka potensi baret pada mobil dapat terjadi. Untuk itu, asuransi mobil all risk akan lebih tepat untuk kamu pilih.

Sementara, jika domisili tempat tinggal rawan banjir, gempa bumi, atau bencana alam lainnya, ada baiknya memilih asuransi TLO atau membeli manfaat perluasan pada asuransi all risk.

5. Pertimbangkan asuransi kombinasi

Ada program asuransi yang dinamakan asuransi kombinasi yaitu kamu bisa mendapatkan proteksi all risk dan TLO dalam satu produk. Misalnya, pada dua tahun pertama, asuransi kamu menanggung risiko all risk dan di tahun selanjutnya menjadi TLO.Dari penjelasan di atas, sepertinya asuransi mobil terbaik adalah jenis all risk yang memberikan jaminan menyeluruh atas risiko mobil second. Selain itu, jangan lupa lakukan service berkala agar performa mobil bekas tetap prima. Semoga bermanfaat!

Ditulis oleh

Heru Panatas

Motor Vehicle Claim Manager

Heru merupakan lulusan Universitas Diponegoro. Beliau memiliki pengalaman dalam manajemen layanan pelanggan selama 10 tahun. Heru juga sudah bekerja dibidang asuransi selama 19 tahun dan memiliki beberapa sertifikasi terkait asuransi seperti, Ahli Asuransi Kerugian - Indonesia (AAI-K) dari Asosiasi Ahli Manajemen Asuransi Indonesia (AAMAI), Indonesian Certified Claim Administrator (ICCA), Certified Indonesian Insurance and Reinsurance Brokers (CIIB), ANZIIF (Senior Associate) CIP, and Certification of Competence Insurance Broker. Sebagai Motor Vehicle Claim Manager, saat ini Heru senang berbagi informasi dan tips seputar asuransi mobil.

Bagikan:

Asuransi Online Paling Terjangkau dan Inovatif di Asia Tenggara

Dapatkan Penawaran Asuransi Online yang Asuransi Online yang Mudah, Terjangkau, dan Dapat Diandalkan

|

Lihat premi dalam 30 detik.
Gak perlu kasih info kontak!