biaya cek kesehatan

Melakukan cek kesehatan secara teratur sangat dianjurkan untuk mendeteksi masalah kesehatan ataupun kondisi kronis sebelum gejalanya muncul. Cek kesehatan ini dapat dilakukan di fasilitas kesehatan seperti rumah sakit dengan biaya cek kesehatan yang berbeda-beda, tergantung seberapa lengkap pemeriksaan dilakukan dan fasilitas yang digunakan.  

Dikutip dari situs Verywell Health, pemeriksaan kesehatan merupakan cara yang terbukti efektif mengurangi angka kematian akibat kanker dan mencegah perkembangan atau keparahan berbagai masalah kesehatan, seperti osteoporosis, diabetes, dan hipertensi atau tekanan darah tinggi.

Pentingnya cek kesehatan rutin

Sebelum membahas biaya cek kesehatan, yuk pahami kenapa pemeriksaan kesehatan secara rutin penting dilakukan, khususnya seiring bertambahnya usia.  

Cek kesehatan atau dikenal juga dengan medical check-up adalah pemeriksaan kesehatan rutin yang bertujuan melihat potensi penyakit dalam tubuh seseorang. Hal ini berbeda dengan pemeriksaan dokter pada umumnya yang biasanya dipicu oleh adanya gejala penyakit.  

Karena sifatnya yang preventif, cek kesehatan bisa mendeteksi berbagai penyakit sebelum ada keluhan, misalnya penyakit kanker atau penyakit kronis seperti jantung koroner. Pada tahap dini penyakit tersebut lebih mudah untuk ditangani, sehingga hasil penanganan akan lebih baik dan kualitas hidup pasien lebih terjaga.  

Bukan hanya untuk mendeteksi penyakit. Dengan melakukan pemeriksaan kesehatan rutin, kamu jadi lebih aware dengan masalah yang ada di tubuh kamu dan lebih terdorong untuk melakukan perubahan gaya hidup.

Kalau dari hasil pemeriksaan diketahui kamu punya kecenderungan untuk mengidap penyakit jantung, maka kamu bisa melakukan beberapa perubahan gaya hidup untuk mengurangi risiko tersebut.

Biaya cek kesehatan

Biaya cek kesehatan ini sangat tergantung pada fasilitas kesehatan yang kamu pilih, apakah di rumah sakit umum, swasta, puskesmas, atau laboratorium. Selain itu, jenis dan banyaknya pemeriksaan yang dilakukan juga menentukan biaya cek kesehatan. Misalnya untuk mendeteksi penyakit jantung akan diperlukan pemeriksaan darah dan pemeriksaan EKG. Sementara untuk pemeriksaan pranikah biasanya diperlukan skrining TORCH dan pemeriksaan sperma.  

Biaya cek kesehatan sesuai standar pemerintah 

Pemerintah sudah membuat standar biaya cek kesehatan sebagai acuan. Hal ini tercantum dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 109/PMK.05/2014. Biaya cek kesehatan yang menjadi acuan adalah sebagai berikut:  

Cek kesehatan juga bisa dilakukan sesuai kondisi kamu. Misalnya kalau diketahui ada anggota keluarga mengidap penyakit tertentu, seperti kanker payudara, maka pemeriksaan mammografi perlu dilakukan untuk mendeteksi munculnya kanker.  

Biaya cek kesehatan di rumah sakit 

Rumah sakit menyediakan layanan cek kesehatan dengan biaya yang berbeda-beda, tergantung dari jenis pemeriksaan, alat yang digunakan, lokasi rumah sakit tersebut, dan faktor lain.  

Jenis pemeriksaan yang bisa dilakukan di rumah sakit juga sangat beragam, dari cek kesehatan standar sampai cek kesehatan yang lengkap. Umumnya servis pemeriksaan kesehatan ini juga disertai dengan konsultasi dokter untuk menilai hasil cek kesehatan dan saran kesehatan yang perlu diterapkan. 

Biaya cek kesehatan di rumah sakit di daerah Jakarta Selatan bisa berkisar antara 300 ribu rupiah hingga 1,5 juta rupiah. Namun lagi-lagi, biaya cek kesehatan ini tergantung dari jenis pemeriksaan kesehatan yang kamu ambil ya.

Prosedur cek kesehatan

Untuk melakukan cek kesehatan, kamu akan disarankan untuk melakukan persiapan tertentu. Misalnya untuk pemeriksaan gula darah, biasanya dianjurkan untuk melakukan puasa 12 jam sebelumnya.  

Setelah itu, sebelum dilakukan pemeriksaan lain, akan dilakukan serangkaian pemeriksaan standar medis seperti:  

Selain pemeriksaan fisik tersebut, dokter atau tenaga kesehatan juga akan melakukan tanya jawab untuk mengetahui kondisi dan riwayat kesehatan kamu, termasuk riwayat kesehatan keluarga kamu untuk mengetahui adanya risiko penyakit keturunan.  

Untuk memperkuat diagnosis, dokter akan melakukan satu atau beberapa tindakan tambahan yang dinilai perlu, seperti rontgen untuk melihat kondisi paru-paru, EKG untuk melihat kondisi jantung, pap smear untuk mengecek kondisi leher rahim.

Benjolan di payudara kerap dihubungkan dengan gejala kanker. Pemeriksaan mamografi bisa mendeteksi kanker atau tumor payudara dan sangat disarankan bagi kamu yang memiliki riwayat keluarga yang mengidap kanker payudara. 

Apakah biaya cek kesehatan ditanggung BPJS?

Hingga saat ini, biaya cek kesehatan tidak dapat ditanggung oleh BPJS Kesehatan. Pemeriksaan kesehatan yang ditanggung BPJS adalah yang bersifat untuk suatu diagnosa yang biasanya diawali oleh keluhan atau gejala tertentu.  

Namun dikutip dari laman Hellosehat ini, beberapa pemeriksaan dini atau skrining bisa ditanggung oleh BPJS Kesehatan. Berbeda dengan medical check up yang sifatnya menyeluruh, skrining hanya fokus pada satu kondisi saja. Skrining kanker serviks ini dapat dilakukan di fasilitas kesehatan tingkat pertama dan lembaga yang telah bekerjasama dengan BPJS Kesehatan, seperti Yayasan Kanker Indonesia.  

Laman BPJS Kesehatan juga menyebutkan, salah satu pemeriksaan dini yang bisa dilakukan gratis adalah pemeriksaan pap smear dan IVA untuk mendeteksi kanker serviks. Menurut Panduan Praktis Skrining Kesehatan, BPJS juga menyediakan skrining gratis untuk penyakit yang menjadi fokus pengendalian kesehatan masyarakat, yaitu diabetes melitus tipe 2 dan hipertensi.  

Sebagai tindakan pencegahan, pemeriksaan kesehatan secara dini dan teratur, perlu dilakukan. Apalagi saat ini risiko penyakit kronis bisa datang lebih dini dikarenakan gaya hidup yang nggak sehat. Semakin cepat dideteksi, semakin mudah penyakit ditangani.  

Begitu pula dengan biayanya, bisa jauh lebih murah dibanding penanganan penyakit pada stadium lanjut. Apalagi, penyakit kronis seperti kanker dan jantung bisa memerlukan biaya perawatan yang nggak sedikit. Biaya cek kesehatan jadi terasa lebih murah jika dibandingkan dengan manfaat yang akan kamu rasakan kelak.  

Pemeriksaan kesehatan bisa mengurangi risiko kamu terhadap penyakit, sementara Asuransi Penyakit Kritis bisa menanggung risiko finansial yang harus dikeluarkan kalau ternyata penyakit kritis itu nggak bisa kamu hindari.

Asuransi Penyakit Kritis membantu menangani beban finansial yang terjadi akibat mahalnya biaya penanganan penyakit kritis. Asuransi penyakit kritis dari Roojai Indonesia memberikan kemudahan dan fleksibilitas dalam memilih proteksi yang kamu inginkan, yang bisa disesuaikan dengan budget dan kebutuhan kamu! Jadi, kamu bisa bebas khawatir dari biaya perawatan penyakit kritis yang nggak ditanggung BPJS atau asuransi umum.

Dian Pusparini

Ditulis oleh

Dian Pusparini

Head of Claim

Dian merupakan lulusan keperawatan di STIK St Carolus. Dian sudah bekerja selama 20 tahun, dengan pengalaman bekerja dibidang asuransi selama 18 tahun. Dian memiliki sertifikasi asuransi AAAK (Ajun Ahli Asuransi Kesehatan). Dian memahami betul betapa pentingnya kesehatan untuk kita. Sebagai Head of Claim, saat ini Dian senang berbagi pengetahuan dan tips seputar kesehatan.

Bagikan:

Asuransi Online Paling Terjangkau dan Inovatif di Asia Tenggara

Dapatkan Penawaran Asuransi Online yang

Asuransi Online yang Mudah, Terjangkau, dan Dapat Diandalkan

|

Lihat premi dalam 30 detik.
Gak perlu kasih info kontak!