biaya tune up mobil | roojai.co.id

Mungkin kamu yang merupakan pemilik mobil, pernah mendengar istilah tune up. Namun masih banyak yang mengira bahwa tune up sama dengan servis berkala untuk perawatan mobil. Padahal keduanya tidaklah sama. 

Yuk, kenali lebih lanjut apa itu tune up dan berapa perkiraan biaya tune up mobil, baik di bengkel resmi maupun bengkel umum.

Konten

  1. Mengenal tune up mobil
  2. Berapa biaya tune up mobil di bengkel resmi dan bengkel umum?
    1. Biaya tune up mobil di bengkel resmi honda
    2. Harga tune up mobil di auto 2000
    3. Biaya tune up mobil di nissan
    4. Biaya tune up mobil di bengkel umum

Mengenal tune up mobil

Secara garis besar, tune up adalah tindakan penyetelan ulang semua komponen mobil. Sedangkan servis berkala adalah tindakan perawatan rutin yang wajib dilakukan supaya kondisi mobil selalu prima dan aman dibawa berkendara. 

Selain itu, perbedaan lainnya ada pada bagian yang dilakukan pengecekan dan perawatan. Pada servis berkala, teknisi akan melakukan pengecekan pada bagian yang lebih cepat aus atau kotor, misalnya sistem injeksi dan filter udara.

Di sisi lain, tune up dilakukan dengan cara mengecek komponen-komponen lain yang jauh lebih penting, misalnya sistem katup. 

Beberapa prosedur tune up yang nantinya akan dilakukan oleh teknisi bengkel adalah:

Selain itu, servis berkala harus dilakukan secara rutin dalam kurun waktu yang telah ditentukan, yakni setiap kelipatan 10 ribu kilometer. Sedangkan tune up dilakukan sekali-sekali saja saat mobil terasa kurang nyaman ketika dikendarai. 

Misalnya saat mesin mobil terdengar kasar atau saat mobil terasa agak berat saat dibawa berkendara. Namun kamu juga bisa melakukan tune up jika mobilmu telah mencapai 20 ribu kilometer sebagai tindakan pencegahan. 

Berapa biaya tune up mobil di bengkel resmi dan bengkel umum?

Bicara soal biaya, secara umum biaya servis tune up cukup murah. Namun, jika ternyata ditemukan masalah pada bagian-bagian mesin, tentunya biayanya akan bertambah. Apalagi kalau ternyata mobilmu butuh penggantian spare part. 

Maka dari itu, kamu perlu menyiapkan bujet yang cukup saat ingin membawa mobilmu ke bengkel untuk menjalani servis tune up. 

Biaya juga dipengaruhi banyak faktor lainnya, misalnya jenis dan usia mobil, serta lokasi bengkel yang kamu pilih. Jika kamu ingin melakukan tune up di bengkel non resmi, biayanya tentu saja lebih murah ketimbang bengkel resmi seperti Auto 2000 atau Honda. 

Namun, bengkel resmi memiliki poin plus dimana seluruh teknisinya merupakan orang-orang pilihan yang ahli dan berpengalaman di bidang mekanik. Sehingga pengerjaannya dijamin bagus dan berkualitas. 

Berikut adalah perbedaan biaya tune up mobil di bengkel resmi dan non resmi:

Biaya tune up mobil di bengkel resmi honda

Jika kamu memiliki mobil keluaran Honda, maka sebaiknya kamu melakukan tune up di bengkel resminya. Bengkel tune up mobil resmi dari Honda memakan biaya yang cukup mahal, maka dari itu kamu perlu menyiapkan bujet yang memadai. 

Untuk biaya tune up mobil, biayanya adalah Rp600 ribu. Namun biaya ini belum mencakup penggantian spare part dan biaya perawatan lainnya, misalnya spooring dan balancing. 

Jika mobilmu membutuhkan perawatan yang jauh lebih banyak, biayanya pun akan semakin meningkat. Untuk spooring, biayanya sekitar Rp220 ribu, sedangkan balancing sebesar Rp110 ribu. Jika sekalian dengan pembersih injektor, dikenai biaya tambahan Rp220 ribu.

Harga tune up mobil di auto 2000

Untuk mobil-mobil merk Toyota, kamu bisa membawanya ke bengkel resmi Auto2000 terdekat. Biaya tune up mobil di Auto 2000 ternyata cukup beragam tergantung dari tipe dan jenis mobil. 

Untuk biaya tune up mobil Avanza misalnya, biayanya mulai dari Rp300 ribu hingga Rp1 jutaan. Tapi biaya yang tertera bisa saja lebih besar mengingat masalah baru yang mungkin ditemukan pada mobilmu. 

Sedangkan untuk Toyota Kijang Innova, tune up mobil harga berkisar Rp700 ribu hingga Rp950 ribu. Untuk Innova jenis diesel, biayanya lebih mahal ketimbang bensin. 

Biaya tune up mobil Calya di Auto2000, berada di kisaran Rp472 ribuan. Namun jika ada penggantian spare part, biaya ini akan berubah menjadi lebih mahal. 

Sedangkan harga tune up mobil Agya di bengkel resmi adalah Rp472 ribu. Jika ditambah penggantian spare part, biayanya kemungkinan menjadi Rp1 juta hingga Rp2 juta.

Biaya tune up mobil di nissan

Biaya tune up mobil merk Nissan sering disebut-sebut lebih mahal ketimbang mobil keluaran Jepang lain seperti Honda atau Toyota. Namun ternyata hal tersebut tak selamanya benar. 

Biaya servis dan biaya tune up mobil Nissan Grand Livina misalnya, tak beda jauh dengan bengkel non resmi. Saat mobil mencapai 20 ribu kilometer, biayanya Rp1 jutaan, sedangkan pada 30 ribu kilometer, biayanya sekitar Rp780 ribuan. Jika ada tambahan filter udara, biayanya Rp124 ribu. Ditambah oli transmisi, biayanya Rp145 ribu. 

Biaya tune up mobil di bengkel umum

Untuk biaya tune up mobil di bengkel umum atau non resmi, umumnya relatif murah ketimbang bengkel resmi seperti Auto2000 atau Honda. 

Untuk jasanya saja, biasanya memakan biaya sekitar Rp200 ribu hingga Rp500 ribu saja. Namun jika kamu menginginkan perawatan yang lebih optimal dan menyeluruh, biayanya pun bisa membengkak menjadi jutaan rupiah. Jadi, sebaiknya tentukan dulu perawatan yang diinginkan lalu diskusikan dengan teknisi atau montir yang akan mengerjakan perawatan mobilmu. 

Jangan lupa menyiapkan budget lebih sebagai dana perbaikan dan perawatan untuk biaya service mobil rutin. Karena biasanya setiap teknik membutuhkan biaya yang berbeda-beda. 

Pesan dari kami, berhati-hatilah saat berkendara, karena selain nyawa taruhannya, biaya perbaikannya juga mahal.

Berikan perlindungan untuk kendaraanmu dari kerusakan dengan menggunakan asuransi mobil. Jaga keamanan dan kenyamanan berkendara dari risiko finansial akibat kejadian tak terduga di jalan dengan asuransi kendaraan terbaik. Demikian informasi seputar komponen mesin mobil dan tips perawatannya yang perlu kamu ketahui. Semoga artikel ini bermanfaat, ya!

Heru Panatas

Ditulis oleh

Heru Panatas

Motor Vehicle Claim Manager

Heru merupakan lulusan Universitas Diponegoro. Beliau memiliki pengalaman dalam manajemen layanan pelanggan selama 10 tahun. Heru juga sudah bekerja dibidang asuransi selama 19 tahun dan memiliki beberapa sertifikasi terkait asuransi seperti, Ahli Asuransi Kerugian - Indonesia (AAI-K) dari Asosiasi Ahli Manajemen Asuransi Indonesia (AAMAI), Indonesian Certified Claim Administrator (ICCA), Certified Indonesian Insurance and Reinsurance Brokers (CIIB), ANZIIF (Senior Associate) CIP, and Certification of Competence Insurance Broker. Sebagai Motor Vehicle Claim Manager, saat ini Heru senang berbagi informasi dan tips seputar asuransi mobil.

Bagikan:

Asuransi Online Paling Terjangkau dan Inovatif di Asia Tenggara

Dapatkan Penawaran Asuransi Online yang

Asuransi Online yang Mudah, Terjangkau, dan Dapat Diandalkan

|

Lihat premi dalam 30 detik.
Gak perlu kasih info kontak!