jenis penyakit kritis roojai.co.id

Seiring dengan peningkatan kualitas hidup, angka harapan hidup penduduk dunia juga turut meningkat. Hal ini juga berlaku di Indonesia. Berdasarkan survei yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS) pada tahun 2021, rata-rata angka harapan hidup di Indonesia adalah sekitar 73,5 tahun. Meskipun umur panjang merupakan suatu berkah, usia lanjut dapat meningkatkan risiko berbagai jenis penyakit kritis.

Misalnya penyakit kardiovaskular seperti jantung koroner, stroke, atau gagal jantung. Karena itulah penting bagi kamu memiliki asuransi sebagai cara untuk memberikan perlindungan finansial dari risiko terkena berbagai jenis penyakit kritis.

Konten

  1. Apa saja yang jenis-jenis penyakit kritis?
  2. Mengapa sakit kritis harus ditanggapi dengan serius? 
  3. Apa penyebab penyakit kritis seperti kanker? 
  4. Apa penyebab penyakit kardiovaskular? 
  5. Apa yang menyebabkan gagal organ?
  6. Apa penyebab penyakit saraf? 
  7. Apa dampak penyakit kritis terhadap masyarakat, keluarga, dan keuangan mereka? 
  8. Perlindungan apa yang diberikan asuransi untuk pasien sakit kritis? 
  9. Stadium kanker berapa yang ditanggung oleh polis asuransi? 
  10. Perlindungan apa yang diberikan asuransi untuk pengobatan penyakit jantung? 
  11. Apa manfaat asuransi penyakit kritis untuk anak-anak? 
  12. Apa manfaat asuransi penyakit kritis untuk lansia? 
  13. Apa manfaat  asuransi penyakit kritis secara umum?
  14. Uang santunan dari asuransi penyakit kritis dapat digunakan untuk apa saja? 

Apa saja yang jenis-jenis penyakit kritis?

Penyakit kritis merupakan kondisi kesehatan yang sudah parah seperti stroke, kanker, gagal jantung, penyakit jantung, serta jenis infeksi tertentu. Penyakit-penyakit ini menimbulkan ancaman besar bagi kesehatan seseorang, dan seringkali menyebabkan kerugian finansial karena biaya pengobatannya yang mahal. 

Mengapa sakit kritis harus ditanggapi dengan serius? 

Seperti yang kita ketahui, kesehatan adalah aset paling berharga. Dengan menjaga kesehatan, kita bisa menjalani hidup sepenuhnya. Di sisi lain, jika terkena penyakit serius dapat membuat dompet kita menipis karena pengobatan dapat menguras keuangan kita. 

Pengobatan penyakit kritis seperti penyakit jantung, kanker, penyakit ginjal, dan stroke memerlukan biaya yang cukup mahal. Hal ini dapat menimbulkan masalah keuangan bagi kebanyakan orang. Tak jarang kita mendengar cerita teman atau kerabat yang terpaksa menjual asetnya untuk menutupi biaya pengobatan penyakit kritisnya. 

Studi ‘ASEAN Expenses in Treatment of Oncology’ mengungkapkan statistik bahwa dari 9.513 pasien kanker (yang diteliti pada tahun 2014-2015). Hampir setengahnya mengalami kebangkrutan atau masalah keuangan setelah menjalani perawatan medis selama 12 bulan. 

Bagaimana dengan di Indonesia? Catatan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) menunjukkan penyakit kritis menjadi pengeluaran terbesar program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Data BPJS menunjukkan bahwa biaya klaim layanan kesehatan untuk penyakit kritis mencapai 374,86 triliun rupiah pada tahun 2016-2020, dan 83,31% dari jumlah tersebut digunakan untuk rujukan pengobatan khusus. 

Misalnya pengobatan penyakit jantung koroner seperti operasi bypass memerlukan biaya sekitar 100 hingga 300 juta rupiah. Begitu pula dengan biaya pemasangan ring jantung yang mencapai 80 hingga 100 juta rupiah. 

Apa penyebab penyakit kritis seperti kanker? 

Penyakit kritis seperti kanker dapat timbul akibat berbagai kondisi, seperti riwayat kesehatan keluarga, paparan lingkungan, dan gaya hidup yang kurang baik. Mutasi genetik yang diturunkan dari keluarga dapat meningkatkan risiko terkena penyakit kanker. 

Dalam proses biologi, seiring bertambahnya usia kita, sel-sel tubuh yang sudah tua biasanya akan mati dan digantikan oleh sel-sel baru yang sehat dan normal. Namun, ketika terjadi ketidakteraturan pada siklus hidup sel. Misalnya sel-sel baru tetap diproduksi namun sel tua dan abnormal tidak mati dan tergantikan, saat itulah sel kanker muncul. Sel abnormal atau sel kanker bisa disebabkan oleh berbagai faktor lingkungan, seperti paparan zat karsinogenik dari asap tembakau, radiaso, dan bahan kimia tertentu.

Selain itu, gaya hidup yang tidak sehat seperti merokok, mengonsumsi alkohol berlebihan, pola makan yang buruk, kurang ativitas fisik, dan stress juga dapat meningkatkan pertumbuhan sel kanker. Jika sel kanker tumbuh dengan cepat dan tidak terkendali, maka sel sehat dan normal akan kalah jumlah. Kemudian, sel kanker akan menyerang sel yang sehat dan menyebabkan jaringan bahkan organ tubuh tidak dapat berfungsi dengan baik. 

Berdasarkan data Riskesdas, prevalensi penyakit kanker di Indonesia mengalami peningkatan dari 1,4 per 1000 penduduk pada tahun 2013 menjadi 1,79 per 1000 penduduk pada tahun 2018. Data Global Burden of Cancer Study (Globocan) dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat bahwa total kasus Kanker di Indonesia pada tahun 2020 mencapai 396.914 kasus dan menyebabkan 234.511 kasus kematian. 

Penting untuk memprioritaskan tindakan pencegahan seperti pemeriksaan kesehatan secara berkala. Menjaga kebugaran dan memiliki gaya hidup sehat, serta menghindari faktor yang dapat meningkatkan risiko seperti minum alkohol berlebihan untuk mengurangi kemungkinan berkembangnya penyakit kritis seperti kanker. 

Apa penyebab penyakit kardiovaskular? 

Penyakit kritis jantung atau kardiovaskular dapat disebabkan oleh berbagai faktor, beberapa di antaranya karena genetik, atau akibat pilihan gaya hidup yang kurang sehat, dan kondisi kesehatan yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.

Kondisi genetik dapat mempengaruhi kondisi kesehatan seperti tekanan darah tinggi, kelainan kolesterol, dan gangguan irama jantung, sehingga meningkatkan risiko penyakit jantung. Selain itu, gaya hidup tidak sehat seperti kebiasaan merokok atau kebiasaan makan yang tinggi lemak dan kolesterol. Serta kurangnya aktivitas fisik dapat secara signifikan meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular seperti stroke dan penyakit jantung. 

Stroke biasanya terjadi ketika darah yang membawa oksigen tidak dapat mengalir ke bagian otak yang mengakibatkan kematian sela atau jaringan.  Penyakit stroke memiliki 2 jenis, yaitu iskemik (penyumbatan) dan hemoragik (perdarahan). Pada stroke iskemik, aliran darah ke otak terhenti karena terdapat sumbatan atau pembekuan darah pada pembuluh darah. Sebanyak 85% dari seluruh kasus stroke adalah tipe iskemik.

Pada penderita stroke tipe kedua yaitu stroke hemoragik, terjadinya pecah pembuluh darah yang menyebabkan pendarahan sehingga mengurangi aliran darah ke jaringan otak. Kedua jenis stroke ini dapat menyebabkan kelumpuhan atau bahkan kematian. 

Penyakit jantung merupakan penyebab kematian tertinggi di Indonesia. Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2013 dan 2018 menunjukkan peningkatan penyakit jantung yaitu 0,5% pada tahun 2013 menjadi 1,5% pada tahun 2018. Padahal, penyakit jantung merupakan beban biaya pengobatan terbesar. Berdasarkan data BPJS Kesehatan tahun 2021, pembiayaan kesehatan terbesar adalah penyakit jantung, yaitu sebesar Rp7,7 triliun. 

Meski beberapa faktor risiko penyakit jantung tidak dapat dikendalikan, misalnya usia dan riwayat kesehatan keluarga. Namun, kamu dapat mengurangi risiko penyakit jantung dengan berfokus pada faktor-faktor yang dapat dikendalikan. Misalnya melakukan olahraga teratur dan konsisten, menjaga pola makan seimbang, menjaga berat badan, mengelola stres, dan yang paling penting hindari merokok untuk mengurangi risiko penyakit kritis kardiovaskular. Pemeriksaan kesehatan rutin, melakukan rontgen, dan pemeriksaan kesehatan juga dapat membantu deteksi dini potensi penyakit kardiovaskular. 

Apa yang menyebabkan gagal organ?

Penyakit kritis yang berhubungan dengan kegagalan organ disebabkan oleh berbagai faktor dan masing-masing organ memiliki sebab yang berbeda-beda juga. Namun, ada beberapa penyebab umum yang dapat mempengaruhi kegagalan organ, yaitu: 

Kondisi Kronis: Penyakit seperti diabetes, hipertensi, dan penyakit ginjal kronis dapat menyebabkan kegagalan berbagai organ seiring berjalannya waktu. Diabetes yang tidak terkontrol dapat menyebabkan gagal ginjal, penyakit jantung, dan bahkan menyebabkan permasalahan serius pada mata. 

Penyakit Akut: Penyakit stroke dapat menyebabkan kegagalan organ secara tiba-tiba. Stroke dapat menyebabkan kerusakan otak sementara atau permanen yang tidak hanya berdampak pada otak itu sendiri tetapi juga hilangnya kendali saraf pada bagian tubuh lain seperti kaki atau lengan. 

Infeksi: Infeksi serius juga menyebabkan kegagalan organ. Sepsis yang muncul dari infeksi kecil dapat berkembang menjadi penyakit yang mengancam jiwa, dan menyebabkan kegagalan fungsi organ dengan cepat. Selain itu, jenis infeksi kritis tertentu seperti penyakit yang ditularkan oleh nyamuk dapat menyebabkan penyakit malaria atau demam berdarah yang jika tidak ditangani dapat menyebabkan kematian. 

Penyakit Autoimun: Penyakit apa pun yang menyebabkan sistem kekebalan menyerang jaringan tubuh sendiri dapat menyebabkan kegagalan organ. Lupus adalah salah satu contoh penyakit yang menyerang ginjal, jantung, paru-paru, dan organ lainnya. 

Genetik: Beberapa kegagalan organ juga dapat disebabkan oleh genetik seseorang. Penyakit ginjal polikistik (PKD) adalah salah satu kelainan genetik yang menyebabkan kista tumbuh di ginjal yang akhirnya dapat menyebabkan gagal ginjal. 

Gaya Hidup: Memilih gaya hidup yang buruk seperti minum alkohol berlebihan, penggunaan narkoba, obesitas, dan kurang bergerak juga dapat menyebabkan kegagalan organ. Penyalahgunaan alkohol sering kali menyebabkan gagal hati, penyalahgunaan obat-obatan biasanya berdampak pada jantung, hati, dan banyak organ lainnya, sedangkan obesitas dan kurang berolahraga dapat meningkatkan risiko diabetes dan penyakit lain yang pada akhirnya menyebabkan kegagalan organ. 

Paparan Lingkungan: Berada di sekitar bahan kimia dan polutan yang kuat dapat merusak organ dan menyebabkan kegagalan organ. Misalnya, paparan asbes dalam jangka panjang dapat menyebabkan kanker paru-paru atau bahkan gagal paru-paru. 

Racun: Zat kimia seperti karbon monoksida serta yang dihasilkan oleh bakteri dalam kondisi seperti botulisme dapat menyebabkan kegagalan organ. 

Apa penyebab penyakit saraf? 

Penyakit neurologis kritis, seperti cedera otak traumatis, sangat dipengaruhi oleh kondisi jantung seperti kejang atau stroke, yang diakibatkan oleh penyumbatan atau pecahnya pembuluh darah di otak. Hal ini menunjukkan adanya hubungan penting antara kesehatan kardiovaskular dengan kesehatan neurologis. Penyakit neurologis lainnya juga dapat dipengaruhi oleh penyakit jantung, genetik atau penuaan, seperti penyakit Alzheimer, ALS, penyakit Parkinson, atau epilepsi. Tingkat risiko penyakit jantung, seperti hipertensi, juga meningkatkan risiko stroke, yang menunjukkan betapa erat kaitannya kesehatan jantung dengan kesehatan neurologis. 

Apa dampak penyakit kritis terhadap masyarakat, keluarga, dan keuangan mereka? 

Penyakit kritis bukan berarti sekedar minum obat atau bahkan hanya menunggu kematian. Penyakit yang ditakuti ini memiliki dampak psikologis pada pasien yang sama besarnya dengan dampak fisiologis. Dari kebanyakan kasus, menderita penyakit serius akan berdampak permanen pada cara hidup orang tersebut dan juga keluarganya. 

Bukan rahasia lagi bahwa pengobatan penyakit kritis tidaklah murah dan biasanya biayanya melebihi tabungan yang dimiliki. Beberapa orang mungkin terpaksa mengambil pinjaman dalam jumlah besar untuk menyelamatkan anggota keluarga, sehingga menambah beban finansial dan juga stres bagi pasien dan keluarga.

Beberapa orang mungkin memilih untuk merahasiakan penyakitnya dari orang yang mereka cintai agar tidak merasa menjadi beban atau membuat keluarga semakin terlilit hutang. Perencana keuangan ternama, Prita Ghozie, menyarankan agar setiap orang menyiapkan dana darurat sejak dini. Idealnya, dana darurat disisihkan setiap bulan minimal 5% dari pendapatan rutin. Hal ini akan memberikan sedikit keringanan dari potensi kesulitan ekonomi yang mungkin timbul akibat penyakit kritis atau situasi tak terduga lainnya. 

Pasien kritis tidak perlu malu untuk mengakui stres atau rasa sakitnya hanya karena ingin tampil kuat dan tangguh. Penting untuk jujur pada diri sendiri, keluarga, dan profesional medis, serta menjelaskan perasaan, rasa sakit, lokasi. 

Yang terpenting, pasien penyakit kritis harus memiliki sistem pendukung selama proses penyembuhannya. Sistem pendukung ini terdiri dari keluarga dan teman-teman yang peduli dan mendukung satu sama lain, karena kemungkinan mereka juga akan mengalami kecemasan dan stres psikologis. 

Perlindungan apa yang diberikan asuransi untuk pasien sakit kritis? 

Polis asuransi penyakit kritis memberikan pembayaran uang sekaligus setelah tertanggung mendapatkan diagnosis medis menderita penyakit atau kondisi serius tertentu. Seperti kanker, gagal jantung, malaria, dan penyakit lainnya yang tercantum dalam dokumen polis asuransi. Bentuk perlindungan ini membantu dapat membantu tertanggung membayar segala biaya yang biasanya tidak ditanggung oleh asuransi kesehatan standar. Termasuk prosedur medis yang diperlukan, rawat inap, rehabilitasi, pengobatan, dan terkadang biaya non-medis seperti perjalanan untuk pengobatan, perawatan, dan kehilangan pendapatan. Tujuannya adalah untuk mengurangi beban finansial pada tertanggung, memungkinkan mereka untuk fokus pada pemulihan tanpa tambahan kekhawatiran biaya.

Stadium kanker berapa yang ditanggung oleh polis asuransi? 

Polis asuransi kanker dengan Roojai akan memberikan perlindungan untuk kanker stadium awal dan akhir, mencakup lebih dari 79 jenis kanker. Sekalipun kanker terdeteksi pada stadium lanjut seperti T3-T4, uang pertanggungan akan dibayarkan secara penuh untuk memastikan kamu bisa mendapatkan perawatan medis yang kamu perlukan. 

Perlindungan apa yang diberikan asuransi untuk pengobatan penyakit jantung? 

Polis asuransi jantung akan memberikan perlindungan terhadap stroke iskemik atau hemoragik, infark, emboli ekstrakranial, serangan jantung, penyakit arteri koroner dan masih banyak lagi, sesuai dengan manfaat yang tercantum di polis asuransi penyakit jantung. 

Apa manfaat asuransi penyakit kritis untuk anak-anak? 

Polis asuransi penyakit kritis untuk anak-anak akan memberikan bantuan finansial jika seorang anak didiagnosis dengan kondisi kritis yang umum terjadi pada anak di bawah usia 18 tahun. Seperti kanker, penyakit jantung bawaan, atau jenis kondisi bawaan lainnya.

Polis asuransi untuk seorang anak akan membantu keluarga menutupi biaya pengobatan medis dan biaya kesehatan lainnya yang mungkin tidak sepenuhnya ditanggung oleh asuransi kesehatan umum. Asuransi ini juga dapat membantu untuk menutupi biaya non-medis, seperti perjalanan untuk pengobatan, atau bahkan dukungan pendidikan jika kondisi anak mempengaruhi kemampuan mereka untuk belajar.

Polis penyakit kritis untuk anak memberikan perlindungan finansial dan memungkinkan orang tua untuk fokus pada kesehatan dan kesejahteraan jangka panjang bagi anak mereka. Daripada harus khawatir akan risiko finansial akibat biaya pengobatan penyakit kritis yang tinggi. 

Apa manfaat asuransi penyakit kritis untuk lansia? 

Polis asuransi penyakit kritis untuk lansia menyediakan keamanan medis dan finansial yang dirancang untuk menutupi biaya pengobatan dari kondisi kesehatan serius yang paling umum pada orang tua, seperti kanker, stroke, penyakit neurologis, dan penyakit jantung.

Asuransi ini menyediakan pembayaran lump sum untuk membantu dengan biaya medis dan non-medis, guna mengurangi stres finansial pada lansia dan keluarga mereka. Bagi lansia, memiliki polis penyakit kritis menjamin kebutuhan pengobatan medis terpenuhi tanpa menggunakan seluruh tabungan hidup mereka atau menyebabkan kesulitan finansial di tahun-tahun emas mereka. 

Apa manfaat  asuransi penyakit kritis secara umum?

Polis asuransi penyakit kritis di menyediakan pertanggungan untuk lebih dari 100+ penyakit kritis berbeda. Memberikan rasa tenang pada tertanggung terhadap potensi kerugian finansial yang disebabkan oleh biaya pengobatan medis yang mahal.

Polis asuransi ini akan memberikan kamu pembayaran uang santunan jika kamu diagnosis penyakit yang ditanggung. Kamu bisa menggunakannya untuk berbagai keperluan mulai dari obat kanker, perjalanan ke fasilitas medis, kehilangan pendapatan, dan berbagai pengobatan medis. Kamu juga dapat menyesuaikan nilai pertanggungan asuransi sesuai kebutuhan. Dengan jumlah uang pertanggungan hingga Rp 1 miliar dan premi asuransi mulai dari IDR 50,000 per bulan. 

Uang santunan dari asuransi penyakit kritis dapat digunakan untuk apa saja? 

Pembayaran uang santunan dari asuransi penyakit kritis dapat digunakan untuk berbagai biaya yang diperlukan. Manfaat ini asuransi ini dapat digunakan untuk: 

-Biaya pengobatan medis 

– Biaya rehabilitasi seperti terapi fisik 

– Obat-obatan termasuk obat resep dan obat bebas 

– Biaya non-medis seperti perjalanan untuk pengobatan atau modifikasi rumah untuk kebutuhan perawatan 

– Biaya hidup atau penggantian pendapatan 

– Pembayaran hutang 

– Pendidikan dan pengasuhan anak 

Fleksibilitas dengan pembayaran uang santunan ini memungkinkan tertanggung dan keluarganya untuk membayar biaya yang paling dibutuhkan. Meliputi untuk kesembuhan, membantu meringankan kekhawatiran finansial dan fokus pada pemulihan. 

image: freepik.com

Roman Rybiy

Ditulis oleh

Roman Rybiy

Group Digital Marketing Manager

Roman has worked in insurance for 5 years and 10 years in Digital Marketing. He comes from an IT background with experience in data analysis, project management, automation as well as hands on experience in design and video. He enjoys analysing insurance data, writing about health related topics as well as less commonly discussed insurance topics.

Bagikan:

Asuransi Online Paling Terjangkau dan Inovatif di Asia Tenggara

Dapatkan Penawaran Asuransi Online yang

Asuransi Online yang Mudah, Terjangkau, dan Dapat Diandalkan

|

Lihat premi dalam 30 detik.
Gak perlu kasih info kontak!