Menu

6 suku cadang mobil yang harus rutin diganti | roojai.co.id

Suku cadang mobil merupakan komponen-komponen dari mobil yang terkait satu sama lain sehingga kendaraan kamu dapat dipakai sesuai fungsinya. Jika salah satu suku cadang mengalami kerusakan, mobil tidak berjalan dengan semestinya. Karena itu, bagian yang rusak mesti ganti. Namun, beberapa suku cadang perlu diganti secara berkala, terutama ketika service rutin. 

Sebaiknya kamu tidak pernah melewatkan jadwal service rutin. Kegiatan ini bisa menghindarkan kamu dari berbagai risiko dan biaya perbaikan mobil yang tinggi. Kamu juga dapat menjaga performa mobil tetap prima dengan melakukan penggantian suku cadang yang memang perlu sering diganti. Dalam artikel ini, kamu akan mengetahui apa saja suku cadang yang paling sering diganti dan cara mengetahui kapan harus diganti. Yuk, lanjut baca untuk menambah pengetahuan kamu.

Berikut ini suku cadang mobil yang paling sering diganti dan kapan harus diganti

Filter oli

Apa pun merek atau tipe kendaraan kamu, suku cadang yang paling sering perlu diganti adalah filter oli. Sistem pelumasan berperan sangat penting untuk pengoperasian mesin pembakaran internal. Oli berfungsi untuk melumasi bagian dalam mesin agar tidak terjadi gesekan antara suku cadang di dalamnya sehingga mesin bisa bekerja dengan stabil. Filter oli berguna untuk menyaring karbon dan kotoran yang dihasilkan dari gesekan komponen-komponen tersebut. Keduanya merupakan suku cadang yang memiliki usia kerja tergolong singkat. 

Ketika filter oli tersumbat oleh banyak endapan kotoran, tekanan oli di bagian dalam mesin akan berkurang. Gantilah filter oli kendaraan kamu segera. Tekanan oli yang menurun akan mengakibatkan pelumasan bagian dalam mesin terganggu dan komponen mesin tak bekerja dengan lancar. Suara gesekan logam dapat menjadi salah satu tanda oli mesin dan filter oli harus diganti. Kalau tidak diganti, mesin mobil akan cepat panas. Jika dibiarkan, mesin akan cepat bermasalah. 

Semakin sering mobil dipakai, semakin berat beban kerja filter oli. Beban kerjanya semakin meningkat pula ketika mobil dipakai di jalanan macet karena mobil sering berhenti dan dinyalakan lagi. Kamu perlu mengganti oli mesin dan filter oli setiap 5.000 km hingga 20.000 km, tergantung pada pabrikan mobil, rancangan sistem pelumasan mesin kendaraan, dan jenis oli yang digunakan.

Filter udara

Filter udara mesin juga perlu diganti secara berkala. Kebanyakan pabrikan mobil merekomendasikan penggantiannya pada sekitar 40.000 km. Filter udara berguna untuk menyaring debu atau kotoran yang berasal dari luar. Filter udara bisa dibersihkan ketika melakukan perawatan rutin atau berkala, tetapi sparepart mobil ini mempunyai batas usia. Jadi, gantilah ketika sudah saatnya. 

Tanda-tanda filter udara harus diganti, antara lain: ketika konsumsi bahan bakar lebih banyak daripada biasanya. Jika biaya pembelian bensin sudah meningkat dari kewajaran, ada kemungkinan filter udara harus segera diganti. Begitu juga ketika suara mesin jadi tidak wajar, mirip desisan atau suara hisap. Bau nggak sedap di dalam kabin juga jadi penanda filter udara bermasalah. Kamu juga bisa mengecek secara visual. Jika terlalu banyak kotoran yang sudah terperangkap di filter udara, saatnya untuk diganti.

Jika tidak mengganti filter udara yang kotor, suplai aliran udara ke ruang bakar akan terhambat sehingga mengurangi efisiensi bahan bakar kendaraan kamu. Dengan mengganti filter udara, kamu berarti menghemat konsumsi bahan bakar mobil. 

Filter udara biasanya cukup murah, jadi segeralah menggantinya di suku cadang mobil terdekat. Kamu hanya perlu melihat apakah filter udara mesin sudah kotor atau tersumbat, apalagi jika kamu setiap hari mengemudi di jalan tidak beraspal atau berkerikil yang dapat mempersingkat umur filter udara.

Filter AC

Filter AC atau filter kabin berfungsi untuk membersihkan udara luar yang masuk ke dalam kabin mobil dari kontaminan seperti debu dan sebagainya. Jika filter kabin tersumbat, efisiensi sistem pengatur suhu AC akan berkurang. Selama filter AC tidak terawat, bagian interior mobil akan sulit menjadi dingin meskipun AC dipasang hingga suhu terendah sekali pun. Jika dibiarkan lama-lama, AC mobil kamu akan rusak.

Tanda-tanda filter AC mesti diganti, antara lain: AC mobil tidak menghasilkan udara dingin seperti seharusnya, bau tidak sedap muncul di kabin, bahkan bisa muncul reaksi alergi atau iritasi pada kulit pengemudi dan penumpang. Filter yang tersumbat bisa saja memerangkap debu atau kotoran yang membahayakan kesehatan kulit. 

Tidak ada interval servis yang baku untuk penggantian suku cadang ini karena bergantung pada iklim tempat kamu tinggal, jenis jalan yang sering dilalui, dan jarak tempuh kendaraan kamu setiap tahun. Namun, sebagian teknisi bengkel menyarankan untuk mengganti filter AC saat pemakaian kendaraan mencapai 20.000 km.
Sparepart mobil ini sebenarnya mudah diganti. Kebanyakan filter AC kabin terletak di belakang kotak sarung tangan dashboard. Cukup lepas kaitan kotak sarung tangan, lalu lepaskan penutup filter kabin dan tarik keluar filternya. Penggantian filter kabin hanya membutuhkan waktu maksimal 10 menit.

Busi

Fungsi busi pada mobil dengan mesin pembakaran internal adalah menginisiasi campuran udara dengan bahan bakar sehingga menciptakan sejenis percikan api atau ledakan yang pada akhirnya membuat mobil bergerak maju. Tanpa busi di sistem pengapian mesin, mobil tidak bisa dinyalakan. Busi harus mampu menahan tekanan yang sangat besar setiap kali ledakan atau pengapian terjadi. 

Setelah dipakai terus-menerus, elektroda tengah busi akan aus dan dapat menyebabkan gagal inisiasi. Panas berlebihan juga dapat menyebabkan keretakan isolatornya. Tanda-tanda busi harus diganti, antara lain: ketika mesin sulit dinyalakan, getaran tak wajar pada bagian mesin bahkan sampai menghasilkan suara ketukan ketika mobil meluncur, dan mesin semakin sering tiba-tiba mati di tengah jalan. Busi yang rusak bakal tidak bisa berfungsi untuk menyalakan mesin lagi. Jika hal ini terjadi, kamu perlu segera mengganti suku cadang ini. 

Pada umumnya, penggantian busi dilakukan jika pemakaian mobil mencapai 20.000 km. Namun, berbagai jenis busi perlu diganti pada interval yang berbeda. Misalnya, busi tembaga biasanya bertahan sekitar 50.000 km, sedangkan busi iridium seringkali bertahan lebih dari 120.000 km.

Kampas rem

Selain penggantian oli dalam proses servis berkala, penggantian kampas rem dan rotor adalah tugas paling umum yang harus dilakukan mekanik. Rem terus-menerus digunakan setiap kali kamu mengemudikan mobil. Ketika kamu menginjak pedal rem, kampas rem ditekan ke rotor untuk memperlambat mobil. 

Kedua komponen ini selalu saling bergesekan. Karena tingkat keausan yang tinggi, kampas rem dan rotor perlu sering diganti. Apalagi jika terjadi situasi rem darurat, suhu rotor akan meningkat secara tiba-tiba dan dapat menyebabkan rotor melengkung. Rem cakram yang melengkung akan membuat pedal rem bergetar dan keausan dini pada kampas rem bakal terjadi.

Tanda-tanda kampas rem sudah menipis antara lain: rem mengeluarkan bunyi berdecit, injakan pedal rem lebih dalam dari biasanya, pedal rem bergetar, minyak rem berkurang, dan pengereman jadi tidak pakem. Untuk memastikan rem mobil kamu berfungsi dengan maksimal setiap kali dibutuhkan, sistem rem perlu diservis setiap tahun atau 24.000 km, tergantung mana yang lebih dulu.

Aki

Aki adalah sparepart mobil yang termasuk sering diganti. Aki merupakan komponen yang berfungsi untuk menyalurkan daya listrik ke komponen-komponen lain di dalam mobil, misalnya lampu dan starter untuk menyalakan mesin. Kinerja peralatan elektronik dalam mobil tidak akan lancar tanpa adanya aki. 

Aki dapat diisi ulang dengan elektrolit setelah cairannya menguap. Cuaca panas dapat menyebabkan aki mobil mengalami sulfasi dan airnya menguap. Oleh karena itu, di daerah beriklim tropis, seperti Indonesia, aki mobil memiliki tutup untuk perawatannya sehingga dapat memperpanjang masa pakainya. 

Periksalah aki secara berkala. Pada dasarnya, aki bertahan 4 hingga 5 tahun bila digunakan dalam kondisi cuaca optimal, tetapi akan cepat melemah setelah 3 tahun pemakaian. Tanda-tanda aki mobil melemah, antara lain: bunyi klakson yang tidak nyaring, lampu indikator melemah atau tidak menyala sama sekali, dan yang paling parah, mesin tidak menyala. Kamu juga dapat melihat apakah air aki sudah keruh. Periksa juga usia aki sesuai tanggal pembelian dari bengkel. Apabila aki lama sudah mulai parah kinerjanya, segeralah ganti dengan aki baru.

Jenis-jenis spare part mobil

Sebelum melakukan penggantian suku cadang yang sudah disebutkan di atas, kamu perlu tahu jenis-jenis suku cadang mobil yang tersedia di pasaran, yaitu:

Orisinal

Original equipment manufacturer atau OEM adalah istilah untuk suku cadang mobil yang diproduksi oleh pabrikan asli, bisa diproduksi oleh pihak manufaktur asal (sesuai merek mobil), bisa juga diproduksi oleh perusahaan lain yang ditunjuk oleh manufaktur atau pemilik merek mobil. 

Produk orisinal biasanya memiliki kualitas yang bagus dan paling cocok untuk menjadi pengganti suku cadang yang sudah rusak. Meskipun dihasilkan oleh perusahaan lain, suku cadang yang termasuk orisinal atau asli, standar dan kualitasnya sudah diterapkan oleh manufaktur mobil.

Meski harganya lebih mahal, durasi keawetannya cukup lama sehingga mengurangi biaya penggantian atau servis. Suku cadang asli nggak mudah aus, apalagi produsen suku cadang orisinal umumnya memberikan garansi 6 bulan atau 1 tahun. Jika terjadi kerusakan, kamu dapat mengajukan komplain dan memperoleh penggantian dengan suku cadang yang baru sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku.

Non pabrikan 

Suku cadang mobil non pabrikan berarti jenis suku cadang yang diproduksi untuk kebutuhan segmen tertentu dan tidak dibuat untuk kebutuhan pasar pada umumnya. Perusahaan yang memproduksi suku cadang non pabrikan mengeluarkan produknya untuk keperluan hobi, kustomisasi, balap, dan berbagai lain-lain. Non pabrikan juga bisa membuat suku cadang sesuai pesanan kamu. 

Biasanya produsen non pabrikan tidak ada hubungan langsung dengan pihak manufaktur mobil, tetapi memiliki lisensi untuk memproduksi suku cadang tertentu. Kualitas suku cadang aftermarket ini bisa setara dengan produk orisinal atau bahkan lebih bagus. Tidak heran kalau harganya tergolong mahal. 

KW

Kamu pasti familier dengan istilah ini. Suku cadang mobil disebut KW jika produk tersebut tidak diproduksi oleh pabrikan asli atau resmi. Produsen suku cadang KW sama sekali tidak mendapatkan lisensi dari pemegang merek atau pihak manufaktur mobil. 

Walaupun hanya sedikit perbedaan tampilan atau bahan pembuatan dengan suku cadang asli, banyak yang beranggapan bahwa produk KW termasuk kategori produk palsu. Produk KW tidak disarankan untuk digunakan meski mobil kamu butuh segera diperbaiki dan budget kamu terbatas. Alasan utamanya adalah produk KW tidak memiliki standar keamanan yang terjamin.

Manfaat dari servis mobil secara berkala

Untuk memastikan suku cadang mobil sudah diganti pada waktunya, paling mudahnya adalah dengan menepati jadwal servis mobil berkala. Berikut tiga manfaat yang akan diperoleh setelah servis berkala di bengkel sparepart mobil terdekat, yaitu:

Kondisi mobil selalu prima

Seiring dengan pemakaian dan modifikasi mobil, komponen-komponen mesinnya mengalami perubahan atau keausan, seperti kampas rem menipis, busi menjadi aus, saringan udara menjadi kotor, dan lain-lain. Dengan melakukan servis berkala, semua suku cadang tersebut akan dibersihkan atau diganti dengan yang baru. Mobil pun kembali prima untuk kamu gunakan. 

Mengurangi pengeluaran yang lebih besar

Ketika melakukan servis rutin, mobil akan diperiksa oleh mekanik secara menyeluruh. Pihak bengkel perbaikan mobil yang jual sparepart mobil akan mendeteksi komponen yang perlu diperbaiki atau diganti sebelum benar-benar rusak. Jika komponen terlanjur mengalami kerusakan, tentu biaya service rutin akan menjadi lebih besar. Servis berkala berfungsi sebagai deteksi dini. Kamu pun bisa mengatur pengeluaran terkait penggantian komponen yang berpotensi segera rusak tersebut. Mobil yang dirawat secara rutin juga memiliki usia suku cadang yang lebih panjang, bikin kamu semakin hemat.

Mengurangi risiko mobil mogok di jalan

Ada banyak hal yang bisa menyebabkan mobil mendadak mogok di tengah jalan, seperti aki sudah lemah, sistem pengisian tidak normal, plat kopling sudah habis, aliran bahan bakar tidak lancar dan lain-lain. Dengan melakukan servis rutin, kamu dapat menghindari masalah-masalah tersebut. Kegiatan berkendara sehari-hari pun dapat berlangsung dengan lancar.

Nah, kamu sudah tahu apa saja suku cadang mobil yang paling sering diganti dan cara mengetahui kapan harus diganti. Pastikan suku cadang yang baru adalah orisinal, ya. Jangan lupa pula untuk membawa mobil kamu ke bengkel jika sudah waktunya servis berkala.

Selain memastikan komponen-komponen mobil kamu berfungsi dengan baik, kamu juga perlu memaksimalkan perlindungan atas mobil kesayanganmu dengan memiliki Asuransi Mobil All Risk untuk proteksi kendaraan yang menyeluruh. Roojai bekerja sama dengan 300+ bengkel resmi dari berbagai merek mobil untuk perbaikan, perawatan mobil, dan layanan lainnya. Roojai juga menyediakan contact center yang andal serta proses klaim yang cepat dan mudah. Kamu bisa menentukan sendiri uang pertanggungan hingga sampai dengan Rp2 miliar. Preminya pun murah dan terjangkau. Dapatkan diskon untuk pembayaran penuh atau pilih pembayaran secara cicilan tanpa harus pengajuan ke bank. Yuk, daftarkan diri dan mobil kamu sekarang juga untuk mendapatkan perlindungan lengkap dan layanan berkualitas.

Bagikan:

Asuransi Online Paling Terjangkau dan Inovatif di Asia Tenggara

Dapatkan Penawaran Asuransi Online yang Asuransi Online yang Mudah, Terjangkau, dan Dapat Diandalkan

|

Lihat premi dalam 30 detik.
Gak perlu kasih info kontak!