Kamu Tipe Pesepeda yang Mana? Berikut Rekomendasi Jalur Sepeda yang Pas untuk Kamu 

Gaya Hidup & Kesehatan |

rekomendasi jalur sepeda

Bersepeda menjadi salah satu kegiatan olahraga yang booming ketika pandemi merebak. Olahraga ini seakan menjadi ‘pelepas penat’ bagi warga yang sudah bosan terkungkung di dalam rumah. Bersepeda di luar ruang memang menyenangkan, selain melatih tubuh, pesepeda juga bisa sekaligus menghirup udara bebas.  

Memasuki masa endemi, olahraga ini nggak otomatis kehilangan penggemar. Hari minggu pagi jadi waktu dimana penggemar bersepeda menjajal aspal untuk berjelajah dan mencari pengalaman baru. Kegiatan ini pun dikenal dengan istilah sunmori alias sunday morning ride.  

Tapi jalur mana saja yang asyik untuk dijelajah? Pilihannya bergantung dari kesukaan kamu sendiri. Apakah kamu senang bersepeda untuk mencari kuliner lezat? Atau kamu bersepeda untuk melepaskan adrenalin? Si petualang mungkin lebih suka bersepeda ke tempat yang masih asri. Nah, tenang aja… di sini kami akan memberikan rekomendasi rute yang sesuai dengan keinginan kamu.

Rekomendasi Jalur Sepeda untuk Si Penikmat Kuliner 

Monas – Pasar Baru 

Rute ini bermula dari Medan Merdeka Selatan, lanjut ke Merdeka Barat, Jalan Gajah Mada – Jalan Hayam Wuruk, Jalan Raya Mangga Besar – Jalan Gunung Sahari – Jalan Dokter Sutomo – Jalan Pos – Gereja Katedral – Jalan Lapangan Banteng Selatan dan kembali ke Jalan Medan Merdeka Selatan.  

Rute dalam kota ini tentunya ramah bagi pesepeda newbie dengan jalanan aspal mulus yang minim tanjakan. Namun kamu perlu lebih aware dengan kondisi lalu lintas yang ramai di hari kerja. Total jarak tempuh rute ini kira-kira 11,9 kilometer.  

Tak hanya melewati beberapa gedung bersejarah dan ikonis, ada beberapa pusat kuliner yang menawarkan makanan lezat akan kamu temui di sini. Dari Istana Negara kamu bisa mampir ke Jalan Veteran dengan beberapa kuliner historis seperti kedai es krim Ragusa.  

Di Mangga Besar kamu bisa mencicipi bubur ayam legendaris. Pilihan lainnya? Buanyaaak! Ada Kwetiau Sapi 78 Mangga Besar, Restoran Kamseng, dan juga Warung Nasi Tim Baru. Nggak cuma makanan non-halal, pilihan makanan halalnya juga nggak kalah kok. Misalnya aja Mie Tarempa’K yang menyajikan kuliner Kepulauan Riau. Restoran ini buka dari pukul 8 pagi. 

Lanjut dari Mangga Besar kamu bisa mengayuh sepeda ke arah Pasar Baru. Lagi-lagi, di sini banyak kuliner lezat dan legendaris menunggu kamu. Misalnya Bakmi Gang Kelinci, Bakmi Aboen (non-halal), dan Cakue Ko Atek. Cakue ini terletak di lorong gang sempit Jalan Belakang Kongsi dan sudah berdiri sejak 1971.

rekomendasi jalur sepeda kulineran

Pantai Indah Kapuk 

Kamu bisa mulai dari Mangrove Pantai Indah Kapuk, lanjut ke Fresh Market Pantai Indah Kapuk, Pantjoran PIK dan mengakhiri di San Antonio Promenade, Pantai Maju.  

Jalur ini juga sangat friendly untuk kamu yang newbie karena kondisi jalan sangat mulus dan tak banyak tanjakan. Akan tetapi, lagi-lagi kamu harus tetap aware dengan kendaraan lain yang melintas di sini ya. Total jarak jalur ini adalah kurang lebih 10 kilometer. Kamu bisa menambah jarak tempuh dengan bersepeda di jalur San Antonio Promenade.  

Tentu saja daerah Pantai Indah Kapuk sudah sangat terkenal dengan kulinernya yang nikmat. Fresh market Pantai Indah Kapuk nggak hanya menawarkan kebutuhan sehari-hari. Di sini kamu juga bisa berburu camilan dan makanan lezat untuk sarapan. Beberapa makanan yang populer antara lain Bihun Bebek Ayang, Bosston Chee Cheong Fun (non-halal), Nasi Kari Si Chuan. Selain makanan berat, kamu juga bisa memilih kudapan ringan seperti cakwe, bacang, bakso goreng, uyen, apem manis, sampai susu kedelai.   

Berlanjut ke Pantjoran PIK, makanan di sini pun sangat beragam. Kebanyakan kedai menjual makanan Chinese seperti bakmi dan kwetiau. Selain itu juga ada es kopi Tak Kie yang sudah berdiri sejak 1927 dan bertahan selama 3 generasi.  

Berbeda dengan sajian kuliner bernuansa tradisional di Pantjoran, sepanjang San Antonio Promenade berjajar makanan bergaya kekinian dengan kios yang instaworthy banget. Dari gelato, pizza, minuman es kekinian, hingga burger hits juga bisa kamu jajal di sini. Jalur sepeda di area ini pun menawarkan jalur yang steril (tanda kendaraan bermotor) dengan pemandangan indah ke arah pantai.

Kamu pesepeda pemula, bacaan ini mungkin berguna untukmu: Cek di Sini Panduan Memilih dan Rekomendasi Roadbike untuk Pemula

Rekomendasi Jalur Sepeda untuk Si Penikmat Adrenalin

Cihuni, Tangerang 

Cihuni Hill Park yang berlokasi di Jalan Cijantra Raya, Tangerang ini sudah ada sejak tahun 2010. Saat ini hanya tersisa satu jalur bersepeda di Cihuni. Selain terbuka untuk umum, Cihuni Hill Park sering digunakan sebagai lokasi kompetisi sepeda.  

Jalur Cihuni dikenal sebagai jalur sepeda yang menantang. Untuk menjajal rute ini kamu harus menggunakan tipe sepeda mountain bike atau cross-trail. Jalur bersepeda sepanjang 4 kilometer ini penikmat adrenalin dimanjakan dengan jalur menanjak dan menurun, praktis nggak ada jalur landai! Selain itu, jalur di sini pun berkelok-kelok bak roller coaster. Nggak hanya bikin adrenalin terpacu, energi pun bisa terkuras.  

Trek ini dibuka setiap weekend (Jumat, Sabtu, Minggu) mulai pukul 6.30 sampai 17.30 WIB. Tersedia juga fasilitas parkir sepeda yang luas dan tempat makanan dan minuman.  

Jalur Pipa Gas 

Berlokasi di belakang Kepolisian Sektor Serpong, Tangerang Selatan, Banten, jalur sepanjang 6,5 km ini menawarkan petualangan yang memacu adrenalin bagi goweser yang berpengalaman. Jalur ini memang membutuhkan keahlian yang cukup mumpuni dalam bersepeda. Hampir 70% jalur yang dilalui adalah jalur setapak dan naik-turun yang praktis bakalan menuntut konsentrasi penuh kamu.  

Trek sepeda di Jalur Pipa Gas ini dibuat menyesuaikan kontur undakan tangan sehingga menghadirkan tantangan tersendiri. Lintasannya melewati pedesaan, jalur hutan bambu, sawah, ladang penduduk yang kondisinya masih asri dan sejuk.  

Jalur ini memiliki beberapa checkpoint dengan tingkat kesulitan yang berbeda-beda, di antaranya Tanjakan Sumur, Pemancingan, Roller Coaster, dan Turunan S. Jangan lupa selalu kenakan aksesori pengaman diri seperti helm dan pelindung kaki-tangan saat menjajal jalur ini.  

Selain menghadirkan trek yang memicu adrenalin, Jalur Pipa Gas juga dilengkapi fasilitas penunjang bagi pesepeda yang berkunjung ke sana. Dari kios makanan, pakaian sepeda, aksesori, hingga bengkel sepeda.

Rekomendasi Jalur Sepeda untuk Si Penikmat Alam 

Sentul, Kabupaten Bogor 

Daerah Sentul di Kabupaten Bogor semakin banyak dilirik penikmat suasana alam, terutama bagi warga Jakarta yang mencari suasana alam yang asri. Nggak hanya terkenal dengan jalur trekking berpemandangan indah, Sentul bahkan lebih dulu dikenal oleh pesepeda yang ingin menjajal jalur off-road maupun jalur menanjak.  

Salah satu jalur bersepeda di Sentul yang kami rekomendasikan adalah jalur wisata XC Sentul-Geulis Resort. Jalur ini menawarkan medan yang sangat komplet, dari on road, single track, jalur beton, tanjakan, turunan, melintas di lapangan golf, offroad tipis, sampai menyeberangi sungai. Trek ini nggak terlalu berat buat pesepeda yang masih newbie, tapi juga nggak terlalu cupu buat yang sudah berpengalaman.  

Surprise, di ujung jalur ini ada sajian kuliner yang bisa memanjakan lidah kamu sekaligus mengembalikan energi yang terbakar. Warung Makan Hj Ikah di Resort Geulis yang menjadi titik akhir rute, menawarkan makanan sunda yang lezat.  

Cifor, Bogor 

Masih di area Bogor, atau sekitar setengah jam dari Sentul City, kamu bisa menemukan jalur sepeda yang rimbun. Meski berada di daerah kota, area yang dikenal dengan CIFOR (karena dekat dengan lembaga penelitian CIFOR) kamu akan merasa sedang berada di hutan saat menjelajahinya.  

Pepohonan sengaja dibiarkan tumbuh liar dan meninggi menghadirkan nuansa hutan tropis yang subur. Pohon-pohon ini merupakan objek penelitian profesor dan mahasiswa kehutanan dari kampus Institut Pertanian Bogor yang lokasinya nggak terlalu jauh dari situ.  

Ada dua jalur bersepeda yang bisa kamu pilih, offroad atau onroad. Keduanya menghadirkan keasyikan tersendiri, walaupun jalur offroad cenderung becek sehabis hujan. Sambil bersepeda, kamu bisa menikmati udara segar yang bebas polusi. Tak seberapa jauh dari area masuknya kamu juga akan menemukan Situ Gede. Jika lelah bersepeda, kamu bisa rehat sejenak di sini sambil menikmati pemandangan indah ke arah danau.

Kesimpulan

Buat kamu yang punya preferensi sendiri ketika gowes, rekomendasi diatas mudah-mudahan bisa membantu kamu menemukan spot-spot baru untuk kamu eksplor.

Jangan lupa baik kamu yang suka kulineran, pemburu adrenalin, maupun penikmat keindahan alam, kamu akan selalu butuh proteksi ketika bersepeda. Asuransi Kecelakaan Diri dari Roojai Indonesia memberikan proteksi yang juga dapat mengcover kecelakaan ketika kamu sedang bersepeda, yuk pelajari lebih lanjut supaya rencana gowes kamu berikutnya, selain seru juga aman.

Referensi: