Manfaat Bersepeda Yang Ternyata Belum Kamu Tahu Ada Di sini

Gaya Hidup & Kesehatan |

manfaat bersepeda

Bersepeda memang menyenangkan. Ada sensasi yang menggembirakan hati ketika kita mengayuh pedal dan membiarkan angin menerpa wajah. Rasanya seperti bebas dan lepas…

Mungkin sensasi inilah yang membuat olahraga satu ini banyak penggemarnya. Apalagi, bersepeda juga bisa dilakukan secara berkelompok, sambil mengunjungi tempat-tempat wisata atau dipadukan dengan kulineran. Seru!

Manfaat bersepeda

Di luar keseruan tersebut, mungkin kamu juga sudah tahu kalau bersepeda yang dilakukan secara rutin punya banyak manfaat untuk kesehatan. Bukan hanya kalori yang terbakar, bersepeda juga punya manfaat-manfaat spesifik untuk kinerja tubuh kamu loh. Ingin tahu apa saja?  

Bersepeda meningkatkan fungsi pencernaan 

Selama bersepeda, yang banyak bergerak adalah kaki kamu. Tapi ternyata, nggak hanya otot kaki yang terlatih loh, pencernaan kamu juga jadi lebih lancar. Kok bisa? Ya, ternyata aktivitas fisik selama bersepeda bisa membantu mengurangi waktu yang diperlukan makanan untuk bergerak melalui usus besar. Semakin cepat makanan berjalan, semakin sedikit air yang diserap ke tubuh, sehingga feses yang dihasilkan lebih lunak dan mudah dikeluarkan.  

Selain itu, olahraga aerobik seperti bersepeda juga meningkatkan pernapasan dan denyut jantung, yang membantu menstimulasi kontraksi otot-otot di usus. “Fungsi otot yang lebih baik ini akan membantu mencegah kembung, dan bahkan melindungi tubuh dari kanker di sistem pencernaan,” jelas pakar pencernaan, Dr Ana Raimundo, seperti dikutip oleh situs Bikerider.com.

Bersepeda meningkatkan fungsi otak dan kesehatan mental 

Bersepeda bisa menurunkan kadar stres, depresi dan kecemasan juga loh. Ketika bersepeda, kita cenderung fokus dengan keselamatan diri dan harus berkonsentrasi memperhatikan kondisi di sekitar. Intinya, saat bersepeda, kita dituntut untuk lebih aware atau mawas diri dengan kondisi tubuh dan kondisi pada saat itu. Sehingga, apapun yang menjadi beban pikiran kamu pada saat itu, bisa teralihkan.  

Penelitian juga mengakui manfaat ini. Salah satu studi menemukan bahwa bersepeda di luar ruangan bisa meningkatkan fungsi kognitif dan kesejahteraan diri pengendara sepeda*.  

Kalau kamu merasa otak kamu mandeg, nggak bisa mikir, atau sedang lelet, bersepeda selama setidaknya 10 menit bisa membantu kamu keluar dari situasi tersebut. Bersepeda bisa meningkatkan pelepasan endorfin di dalam tubuh. Hormon ini membantu kamu merasa lebih baik dengan menurunkan kadar stres.

Artikel Kesalahan Pesepeda Pemula yang Perlu Kamu Tahu dan Hindari juga mungkin bermanfaat untukmu. 

Memperbaiki hasrat seksual  

Bersepeda membuat kamu aktif secara fisik dan juga memperbaiki kesehatan jantung kamu. Secara nggak langsung, kondisi ini juga berdampak positif terhadap dorongan seksual kamu.  

Studi yang dilakukan oleh Cornell University juga menyimpulkan kalau atlet pria memiliki dorongan dan kemampuan seksual seperti layaknya pria yang usianya dua sampai lima tahun lebih muda. Sementara pada perempuan yang aktif bersepeda, jadwal menopause bisa tertunda selama dua hingga lima tahun.  

Hampir serupa dengan kesimpulan dari penelitian tersebut, studi yang dilakukan di Harvard University menemukan kalau pria berusia lebih dari 50 tahun yang bersepeda setidaknya tiga jam dalam seminggu, kemungkinannya mengalami impoten 30% lebih rendah daripada mereka yang lebih jarang berolahraga.

Menurunkan kolesterol 

Salah satu manfaat bersepeda yang sangat penting adalah dampaknya pada penurunan kadar kolesterol. Dengan menurunnya kolesterol maka kesehatan jantung akan meningkat dan risiko stroke serta serangan jantung akan menurun.  

Sebuah analisa yang dilakukan terhadap 300 studi, bersepeda memiliki dampak positif terhadap skor total kolesterol. Selain meningkatkan HDL (kolesterol baik), bersepeda juga menurunkan kadar LDL (kolesterol jahat) sekaligus kadar trigliserida.

Manfaat bersepeda untuk ibu hamil  

Janin dalam kandungan ibu hamil juga bisa merasakan manfaat olahraga bersepeda. Menurut riset yang dilakukan oleh Michigan University, Amerika Serikat, ibu hamil yang bersepeda secara rutin selama hamil, akan menjalani persalinan yang lebih mudah, masa pemulihan yang lebih cepat, dan memiliki suasana hati yang lebih baik sepanjang 9 bulan kehamilannya.  

Nggak hanya itu, bayi dalam kandungan juga akan memiliki risiko obesitas 50 persen lebih rendah serta perkembangan yang lebih baik di dalam janin. 

“Berolahraga ringan seperti bersepeda selama kehamilan membantu kondisi ibu dan menjaga janin dalam kandungan,” ucap Patrick O’Brien, juru bicara untuk Royal College of Obstetricians and Gynaecologist.

Performa kerja yang lebih baik  

Ternyata bersepeda juga memiliki dampak positif terhadap performa kerja kamu. Penelitian University of Bristol yang dilakukan terhadap 200 orang menemukan kalau pegawai yang berolahraga sebelum berangkat kerja atau di saat istirahat makan siang, mengalami peningkatan manajemen waktu dan beban kerja yang lebih baik. Olahraga juga terbukti meningkatkan motivasi kerja mereka dan kemampuan mereka dalam menghadapi stres.  

Penelitian tersebut juga melaporkan kalau mereka yang bersepeda merasakan adanya peningkatan kinerja pribadi, sehingga mereka lebih jarang mengambil rehat dan merasa lebih mudah memenuhi tenggat pekerjaan. Wah, wah, wah… bisa-bisa si bos jadi lebih sayang sama kamu.

manfaat gowes

Memperbaiki keseimbangan, postur dan koordinasi 

Bersepeda akan melatih keseimbangan tubuh kamu karena menuntut tubuh untuk tegak dan stabil sambil mengayuh pedal. Selain keseimbangan, koordinasi tubuh dan gaya berjalan juga menjadi lebih baik.  

Keseimbangan cenderung menurun seiring bertambahnya usia dan jika tubuh tidak aktif. Keseimbangan tubuh yang lebih baik akan membantu mencegah tubuh supaya tidak jatuh dan mengalami cedera.

Membantu tubuh membakar lebih banyak lemak  

Pakar fisiologis dan olahraga menemukan bahwa level metabolisme tubuh (yang menentukan efisiensi tubuh dalam membakar kalori dan lemak) nggak hanya meningkat selama bersepeda, tetapi terus berlangsung selama beberapa jam setelahnya.  

Bahkan setelah bersepeda selama 30 menit, tubuh akan terus membakar kalori hingga dua jam setelahnya. Dan ketika kebugaran tubuh kamu meningkat, dampak positifnya akan lebih nyata. Studi terakhir memperlihatkan, pesepeda yang menyertakan gerakan mengayuh cepat di sela-sela kayuhan sepedanya, akan membakar lemak tubuh 3,5 kali lebih banyak daripada mereka yang bersepeda dengan kayuhan stabil dan kecepatan rendah.

Meningkatkan kapasitas paru-paru 

Ketika bersepeda, paru-paru kamu akan bekerja lebih keras untuk memompa lebih banyak oksigen ke seluruh peredaran darah, sehingga kamu bisa mengayuh lebih kencang dan lebih jauh. Begitu oksigen masuk ke dalam otot-otot tubuh, ia akan berubah menjadi karbon dioksida. Itu sebabnya kita perlu mengembuskan napas untuk mengeluarkan karbon dioksida dari dalam tubuh.  

Hal ini membuat paru-paru mengempis dan mengembang lebih cepat, dan menyedot lebih banyak oksigen saat mengembang. Volume oksigen dalam paru-paru memang terbatas, terutama karena tertahan tulang dada. Meski demikian, kapasitas oksigen dalam paru-paru bisa meningkat sampai 15% selama olahraga.  

Kombinasi pernapasan yang lebih cepat dan lebih dalam, menyebabkan metabolisme tubuh meningkat. Kerja jantung juga semakin baik untuk meningkatkan asupan oksigen dan memompanya ke seluruh tubuh untuk membantu kerja otot. Dalam jangka panjang, kapasitas paru-paru akan membaik sekitar 5-15%, dan efisiensi kerja paru-paru juga akan membaik. Itu sebabnya, semakin sering bersepeda, semakin mudah bagi kamu untuk menempuh jarak atau waktu yang kamu targetkan. Practice makes perfect!

Supaya bersepeda lebih bermanfaat 

Wah, ternyata banyak juga ya manfaat bersepeda untuk tubuh kamu. Tapi, supaya manfaatnya lebih nyata, kamu perlu menerapkan teknik bersepeda yang aman juga ya.  

Selalu gunakan pelindung 

Bersepeda, walaupun hanya di dalam komplek yang sepi, bukan tanpa risiko. Oleh sebab itu, di mana pun kamu bersepeda–apalagi di tempat yang ramai dengan kendaraan–selalu gunakan helm, pelindung siku, kacamata dan sarung tangan.  

Pakaian yang tepat 

Dengan banyak gerakan mengayuh pedal, sebaiknya gunakan celana ketat atau celana pendek, supaya tidak ada pakaian yang tersangkut di jari-jari ban sepeda. Hindari pakai rok panjang dan celana longgar seperti celana baggy ya. Hindari juga memakai sepatu yang jari-jarinya terbuka, atau sendal jepit. Khususnya kalau kamu mau bersepeda jarak jauh.  

Bersepeda 30 menit sehari 

Supaya manfaatnya terasa, bersepedalah 30 menit sehari. Dengan menerapkan usaha yang konsisten, kamu akan merasakan peningkatan kapasitas aerobik, yang membuat kamu mampu bersepeda lebih lama dan lebih cepat.  

Atur sepeda agar nyaman 

Sebelum bersepeda, atur tinggi tempat duduk, tinggi stang dan spion agar sesuai dengan bentuk tubuh kamu. Pengaturan yang salah akan membuat teknik bersepeda kamu jadi tidak efisien dan membuat kamu cepat lelah atau merasa nggak nyaman. Cek spion supaya sesuai dengan pandangan kamu. Pastikan salah satu kaki kamu bisa menyentuh tanah dengan mudah, jika sepeda harus berhenti di tengah perjalanan.  

Cek semua fungsi sepeda 

Tentunya sebelum mengayuh sepeda ke jalanan, cek dulu semua fungsi fitur-fitur pentingnya. Pastikan rem berfungsi, gigi bisa berpindah dengan mulus, ban tidak kempes, dan bel sepeda berbunyi.   

Sudah tahu lebih banyak manfaat bersepeda kan? Nah sekarang nggak ada alasan lagi untuk menunda-nunda untuk memulai langkah sehat dengan bersepeda. Cari perlengkapan bersepeda yang kamu perlukan dan mulailah cari jalur aman bersepeda di sekitar rumah kamu. Yuk, bisa yuk…

Bersepeda yang Bermanfaat dan Aman

Setelah mantap dengan pengetahuan akan manfaat bersepeda, jangan lupakan juga salah satu hal terpenting dalam bersepeda, maupun berolah-raga lain yang berisiko, yaitu perlunya proteksi dari kecelakaan. Dalam hal ini, kamu perlu memiliki asuransi yang mengcover dari resiko kecelakaan, termasuk kecelakaan akibat bersepeda. Asuransi Kecelakaan Diri dari Roojai Indonesia, secara spesifik juga memberikan perlindungan atas risiko kecelakaan dari berkendara roda dua, maupun risiko kecelakaan akibat olahraga ekstrim (selain benefit utamanya). Hubungi kami di (021) 5089 0822 untuk mendapatkan informasi lebih lanjut tentang proteksi ini.