ekses klaim I Roojai Indonesua

Ekses klaim adalah selisih biaya yang harus dibayar sendiri oleh nasabah karena total tagihan melebihi limit pertanggungan asuransi. Kondisi ini biasanya terjadi saat biaya perawatan lebih tinggi dari plafon yang tercantum dalam polis.

Ekses klaim adalah selisih biaya yang harus dibayar sendiri oleh nasabah karena total tagihan melebihi limit pertanggungan asuransi. Kondisi ini sering terjadi dalam asuransi kesehatan ketika biaya rumah sakit lebih tinggi dari plafon yang tercantum dalam polis.

Bagi banyak orang, ekses klaim bisa terasa mengejutkan karena harus mengeluarkan biaya tambahan meskipun sudah memiliki asuransi. Karena itu, penting memahami ekses itu apa dan bagaimana cara menghindarinya agar tidak membebani keuangan saat klaim di kemudian hari.

Konten

  1. Apa Itu Ekses Asuransi?
    1. Perbedaan Ekses Klaim Vs Deductible Vs Co-payment
    2. Tips Menghindari Ekses Klaim Asuransi
      1. Lindungi Kesehatanmu dari Biaya Tak Terduga
      2. FAQ Seputar Ekses Klaim

        Apa Itu Ekses Asuransi?

        Ekses klaim adalah biaya yang tidak ditanggung oleh perusahaan asuransi karena telah melewati batas maksimal (limit) yang diatur dalam polis. Misalnya, jika limit asuransi kesehatanmu adalah Rp50 juta per tahun, tetapi tagihan rumah sakit mencapai Rp60 juta, maka selisih Rp10 juta itulah yang disebut sebagai ekses klaim.

        Biaya ekses klaim adalah biaya yang muncul ketika klaim melebihi limit polis yang telah disepakati. Selisih biaya tersebut menjadi tanggung jawab tertanggung dan tidak akan diganti oleh perusahaan asuransi. Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan ekses pada klaim asuransi kesehatan khususnya, dan penting bagi kamu untuk mengetahuinya agar bisa mengantisipasinya sejak awal:

        1. Limit polis yang tidak mencukupi

        Salah satu alasan paling umum terjadinya ekses klaim adalah limit polis yang tidak sesuai dengan kebutuhanmu. Jika limit asuransi terlalu rendah dibandingkan dengan potensi biaya perawatan atau kerugian, maka kamu harus menanggung selisihnya sendiri. Misalnya, jika kamu tinggal di daerah dengan biaya medis yang tinggi, penting untuk memilih polis dengan limit yang lebih besar.

        2. Perawatan medis yang tidak tercantum dalam polis

        Tidak semua jenis perawatan medis otomatis ditanggung oleh asuransi. Beberapa perawatan, seperti prosedur estetika atau pengobatan alternatif, sering kali tidak termasuk dalam manfaat polis. Jika kamu menjalani perawatan semacam ini, biayanya akan menjadi tanggunganmu sepenuhnya.

        3. Ketidakpahaman nasabah terhadap detail polis

        Banyak nasabah yang tidak membaca polis secara detail sebelum membeli asuransi. Akibatnya, mereka tidak menyadari batasan-batasan yang ada dalam polis tersebut. Misalnya, ada jenis penyakit atau kondisi tertentu yang mungkin dikecualikan dari pertanggungan. Untuk menghindari hal ini, pastikan kamu memahami isi detail polis asuransi dengan baik. 

        Perbedaan Ekses Klaim Vs Deductible Vs Co-payment

        Ekses klaim, deductible, dan co-payment adalah istilah klaim dalam asuransi yang sama-sama berkaitan dengan biaya yang tetap harus ditanggung nasabah. Meski terdengar mirip, ketiganya memiliki mekanisme yang berbeda dalam menentukan kapan dan berapa besar biaya yang harus dibayar sendiri, sehingga penting untuk memahaminya sebelum memilih produk asuransi.

        IstilahPengertianKapan DibayarContoh Singkat
        Ekses KlaimSelisih biaya yang muncul karena total tagihan melebihi limit polisSetelah klaim melebihi plafonTagihan Rp60 juta, limit Rp50 juta → bayar Rp10 juta
        DeductibleBiaya awal yang harus dibayar sebelum asuransi mulai menanggung klaimDi awal klaim sebelum manfaat aktifDeductible Rp1 juta → nasabah bayar dulu Rp1 juta
        Co-paymentPersentase biaya yang dibagi antara nasabah dan asuransiSetiap klaim sesuai persentaseBiaya Rp10 juta, co-pay 10% → bayar Rp1 juta

        Tips Menghindari Ekses Klaim Asuransi

        Ekses klaim adalah biaya yang harus ditanggung sendiri sebelum asuransi menanggung sisanya. Agar tidak terbebani, ikuti tips berikut:

        1. Pilih polis dengan limit sesuai kebutuhan

        Salah satu cara paling efektif untuk menghindari ekses klaim adalah memastikan bahwa limit polis asuransimu sesuai dengan kebutuhanmu. Jika kamu tinggal di daerah dengan biaya medis yang tinggi atau memiliki riwayat kesehatan tertentu, pilihlah polis dengan limit yang lebih besar. Jangan hanya fokus pada premi murah, tetapi pastikan manfaat yang diberikan mencukupi. Kamu bisa mempelajari lebih lanjut tentang Cara menghitung premi asuransi untuk membantu menentukan polis yang tepat.

        2. Gunakan jaringan rekanan asuransi

        Berobat atau klaim di rumah sakit rekanan asuransi bisa mengurangi atau menghindari ekses, karena biaya yang ditanggung telah disesuaikan dengan perjanjian antara pihak asuransi dan fasilitas kesehatan terkait. Selain itu, proses klaim biasanya lebih mudah dan cepat dibandingkan dengan rumah sakit di luar jaringan rekanan.

        3. Tambahkan rider atau manfaat tambahan

        Beberapa produk asuransi menawarkan opsi untuk menambahkan rider atau manfaat tambahan. Misalnya, kamu bisa menambahkan manfaat untuk perlindungan penyakit kritis atau rawat inap. Meskipun ini akan meningkatkan premi, manfaat tambahan tersebut dapat membantu mengurangi risiko ekses klaim di masa depan.

        4. Baca polis secara menyeluruh sebelum membeli

        Sebelum menandatangani kontrak asuransi, luangkan waktu untuk membaca dan memahami isi polis secara detail. Perhatikan batasan-batasan, pengecualian, dan jenis perawatan atau kerugian yang ditanggung. Jika ada istilah atau ketentuan yang tidak kamu pahami, jangan ragu untuk bertanya kepada agen asuransi.

        Memahami polis secara menyeluruh akan membantu kamu menghindari ekses saat mengajukan klaim nanti. Agar lebih siap, pelajari juga persiapan klaim asuransi sebelum kamu benar-benar membutuhkannya.

        Lindungi Kesehatanmu dari Biaya Tak Terduga

        Saat menjalani perawatan di rumah sakit, ada kalanya kamu tetap harus menanggung sebagian biaya medis sendiri, ini disebut ekses klaim. Biaya ini bisa terasa berat jika tidak diantisipasi sejak awal. Karena itu, penting memahami detail polis asuransi kesehatan dan memastikan perlindungan yang kamu miliki benar-benar mencukupi.

        Roojai menghadirkan asuransi kesehatan terbaik dengan limit tahunan fleksibel hingga Rp40 miliar dan manfaat yang bisa kamu sesuaikan sendiri. Proses klaim pun mudah dan transparan, dengan jaringan rumah sakit rekanan luas di seluruh Indonesia.

        Yuk, lindungi dirimu dan keluarga dengan asuransi kesehatan dari Roojai!

        FAQ Seputar Ekses Klaim

        Apakah ekses klaim sama dengan deductible?

        Tidak, ekses klaim dan deductible memiliki konsep yang berbeda dalam asuransi. Ekses klaim terjadi karena biaya melebihi limit pertanggungan, sedangkan deductible adalah biaya awal yang harus dibayar sebelum asuransi mulai menanggung klaim. Memahami perbedaan ini membantu kamu menghindari kesalahpahaman saat mengajukan klaim.

        Kapan ekses klaim biasanya terjadi?

        Ekses klaim biasanya terjadi ketika biaya perawatan atau kerugian lebih tinggi dari plafon yang ditetapkan dalam polis asuransi. Selain itu, ekses juga bisa muncul jika layanan yang digunakan tidak sepenuhnya ditanggung oleh asuransi. Misalnya, memilih kamar rumah sakit di atas kelas yang dijamin atau berobat di luar jaringan rekanan.

        Bagaimana cara mengajukan klaim asuransi di Roojai?

        Untuk klaim mobil, laporkan kejadian ke Contact Center Roojai maksimal 5 hari kalender setelah kejadian, lalu kirimkan dokumen dan lakukan video survei bersama tim klaim. Untuk klaim kesehatan, kunjungi rumah sakit rekanan dan tunjukkan kartu peserta asuransi ke bagian administrasi untuk proses verifikasi. Informasi lengkap prosedur klaim bisa kamu cek di halaman Cara Pengajuan Klaim Roojai.

        <
        Dian Pusparini

        Ditulis oleh

        Dian Pusparini

        Head of Claim

        Dian merupakan lulusan keperawatan di STIK St Carolus. Dian sudah bekerja selama 20 tahun, dengan pengalaman bekerja dibidang asuransi selama 18 tahun. Dian memiliki sertifikasi asuransi AAAK (Ajun Ahli Asuransi Kesehatan). Dian memahami betul betapa pentingnya kesehatan untuk kita. Sebagai Head of Claim, saat ini Dian senang berbagi pengetahuan dan tips seputar kesehatan.

        Bagikan: